Page 456 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 456
SINGGAH DI BANDUNG MENAKER IDA TINJAU AKTIVASI REKENING PENERIMA
BSU
, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyaksikan secara langsung pembukaan
dan aktivasi rekening secara kolektif bagi penerima bantuan Pemerintah berupa subsidi gaji/upah
(BSU) 2021.
Menaker Ida meninjau BSU untuk pekerja/buruh PT Perusahaan Industri Ceres, Dayeuhkolot,
Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (10/9).
Pembukaan rekening baru secara kolektif (Burekol) ditujukan bagi pekerja/buruh yang sudah
ditetapkan sebagai penerima BSU namun belum memiliki rekening pada Bank Himbara.
"Saya baru saja menyaksikan pekerja di perusahaan PT Ceres ini yang menerima Bantuan Subsidi
Upah.Tadi saya melihat langsung dan sudah dilihat uangnya (diterima pekerja). Dan ini adalah
masuk kategori penyaluran dengan Burekol," ucap Menaker Ida.
Menaker Ida menyatakan, pekerja/buruh di PT Perusahaan Industri Ceres mendapatkan BSU
karena memenuhi persyaratan sesuai dengan Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 tentang
Pemberian Subsidi Upah 2021.
Ida menyatakan BSU tahap I dan II disalurkan secara langsung kepada pekerja/buruh yang
sudah memiliki rekening bank-bank Himbara. Adapun untuk tahap III, IV, dan V, BSU diberikan
kepada pekerja/buruh dengan cara membukakan rekening secara kolektif karena mereka belum
memiliki rekening Bank Himbara.
"Nah sekarang sudah tahap 3. Di sini, di perusahaan Ceres ini (pekerja/buruh) dibukakan
rekening Bank Mandiri," ucapnya.
Dia juga mengemukakan, hingga hari ini, total BSU tahun 2021 telah disalurkan kepada
3.257.376 pekerja/buruh di seluruh Indonesia. Khusus untuk Jawa Barat, katanya, BSU sudah
disalurkan kepada 608.820 pekerja/buruh.
"Jadi cukup banyak pekerja di Jawa Barat ini yang menerima BSU ini," ujarnya.
Ida menambahkan hingga kini penyaluran BSU 2021 tidak mengalami kendala. Hal itu karena
pihaknya telah mengambil pengalaman dari BSU 2020 da data dari BPJS sudah divalidasi.
"Data dari BPJS ketenagakerjaan sudah rapi, divalidasi diserahkan kepada kami untuk cek end
ricek sesuai Permenaker," ucapnya.
Turut hadir dalam kesempatan ini Dirjen PHI dan Jamsos, Indah Anggoro Putri; Sesditjen PHI
dan Jamsos, Surya Lukita Warman; Direktur Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Retna Pratiwi; Staf
Khusus Menaker, Dita Indah Sari; Staf Khusus Menaker, M. Reza Hafiz; Kadisnakertrans Provinsi
Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi; Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko
Cahyo; dan Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Rohan Hafaz.
(jpnn).
455

