Page 461 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 461
Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas dalam keterangan di Jakarta, Jumat,
mengatakan, Bank Mandiri pada tahun ini akan menyalurkan BSU kepada sekitar 2,5 juta pekerja
atau buruh di seluruh Indonesia, termasuk sekitar 29.000 pekerja di Provinsi Aceh yang akan
menerima BSU melalui perusahaan anak, yaitu Bank Syariah Indonesia.
BANTU MENAKER IDA BAGIKAN BANTUAN SUBSIDI UPAH, BANK MANDIRI
OPTIMALKAN JARINGAN DI DAERAH
Langkah Bank Mandiri ini, punya tujuan mulia. Selain meringankan tugas Kementerian
Ketenagakerjaan yang dipimpin Ida Fauziyah, agar BSU tepat waktu dan sasaran.
Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas dalam keterangan di Jakarta, Jumat,
mengatakan, Bank Mandiri pada tahun ini akan menyalurkan BSU kepada sekitar 2,5 juta pekerja
atau buruh di seluruh Indonesia, termasuk sekitar 29.000 pekerja di Provinsi Aceh yang akan
menerima BSU melalui perusahaan anak, yaitu Bank Syariah Indonesia.
Adapun nilai BSU yang diberikan untuk setiap pekerja sebesar Rp1 juta per pekerja untuk periode
dua bulan, yaitu Agustus dan September 2021. "Berdasarkan data yang diterima dari
Kementerian Ketenagakerjaan, kami lalu melakukan pencetakan buku tabungan dan melakukan
mapping atas lokasi perusahaan para penerima BSU untuk menentukan cabang penyaluran
terdekat. Sosialisasi internal mengenai proses penyaluran ini telah kami lakukan, termasuk
penyiapan counter khusus agar pencairan dana BSU sesuai jadwal," ujar Rohan.
Hal itu disampaikan Rohan saat mendampingi Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
menyerahkan BSU secara simbolis kepada 25 pekerja di PT Industri Ceres, Bandung, Jumat,
yang merupakan salah satu wilayah penyaluran Bank Mandiri.
Rohan menyampaikan, hingga 9 September 2021, Bank Mandiri telah merealisasikan penyaluran
BSU kepada 1,29 juta pekerja atau buruh senilai Rp1,29 triliun, baik bagi pekerja yang telah
memiliki rekening maupun yang dibukakan rekening baru di Bank Mandiri. Khusus di wilayah
Jawa Barat, Bank Mandiri menyalurkan BSU kepada 209 ribu pekerja atau buruh. "Saat ini kami
juga tengah memproses pembukaan rekening bagi 334 ribu pekerja lainnya. Atas rekening baru
tersebut, Kemenaker akan memverifikasi ulang dan selanjutnya memberikan instruksi
penyaluran BSU kepada rekening yang lolos verifikasi," kata Rohan.
Dia menambahkan, pihaknya akan segera menindaklanjuti setiap data tambahan penerima BSU
dari Kemenaker agar penyaluran BSU dapat selesai sesuai target yang ditetapkan. "Untuk itu,
kami akan terus berkoordinasi secara intens dengan Kemenaker untuk memastikan bahwa
penerima memang tidak memiliki rekening di bank Himbara lainnya dan tidak menerima bantuan
program lainnya," ujar Rohan.
Program Bantuan Subsidi Upah merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional
(PEN) melalui Kementerian Ketenagakerjaan yang diberikan kepada pekerja peserta BPJS
Ketenagakerjaan dengan upah atau gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan.
Dalam pelaksanaannya, program BSU melibatkan beberapa institusi terkait seperti BPJS
Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) sebagai penyedia data penerima bantuan dan Bank Mandiri
serta anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lainnya sebagai bank penyalur.
Sampai dengan akhir 2021, pemerintah menargetkan total penerima bantuan program BSU
sebanyak 8,7 juta pekerja atau buruh atau senilai Rp8,7 triliun. "Keterlibatan Bank Mandiri dalam
program BSU ini merupakan komitmen perseroan sebagai Agent of Development dalam
460

