Page 505 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 505
Judul PHK Masa Pandemi, Tidak Berkontribusi Besar Pada Tingkat
Pengangguran
Nama Media suarakarya.id
Newstrend Dampak Virus COVID-19 dalam Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://www.suarakarya.id/detail/138653/PHK-Masa-Pandemi-Tidak-
Berkontribusi-Besar-Pada-Tingkat-Pengangguran
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-09-10 14:58:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Sebab langkah pemerintah dalam
bentuk berbagai program bantuan atau stimulus, cukup berhasil menekan angka pengangguran
karena COVID-19
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Persentase tenaga kerja di sektor
informal selama masa pandemi cenderung meningkat dari 56,64 persen pada Februari 2020
menjadi 59,62 persen pada Februari 2021
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Dalam menjalankan program Bantuan
Subsidi Gaji/Upah Tahun 2020 dan 2021, menyesuaikan besaran pembayaran upah pekerja/
buruh berdasarkan kesepakatan pengusaha dan pekerja
neutral - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Kondisi ini diindikasikan dari beberapa
hal. Seperti persentase penduduk bekerja di sektor pertanian selama masa pandemi Covid-19
meningkat dari 29,23 persen pada Februari 2020 menjadi 29,59 persen pada Februari 2021
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Lakukan upaya kolektif bersama untuk
meningkatkan kondisi ekonomi
Ringkasan
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker) Anwar Sanusi, di Jakarta,
Rabu (8/9/2021) menyatakan, kondisi pasar kerja di Indonesia setelah pandemi Covid-19,
berdampak pada sisi demand dalam pasar tenaga kerja. Hal ini ditunjukkan dari total pekerja
terdampak dari sisi demand sebesar 18,45 juta orang atau 96,6 persen dari seluruh total
penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19. Ini, ujarnya, menunjukkan PHK pada masa
pandemi, sesungguhnya tidak terlalu berkontribusi besar terhadap tingkat pengangguran secara
umum.
504

