Page 506 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 506

PHK MASA PANDEMI, TIDAK BERKONTRIBUSI BESAR PADA TINGKAT
              PENGANGGURAN
              JAKARTA: Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker) Anwar Sanusi,
              di  Jakarta,  Rabu  (8/9/2021)  menyatakan,  kondisi  pasar  kerja  di  Indonesia  setelah  pandemi
              Covid-19, berdampak pada sisi demand dalam pasar tenaga kerja.

              Hal ini ditunjukkan dari total pekerja terdampak dari sisi demand sebesar 18,45 juta orang atau
              96,6  persen  dari  seluruh  total  penduduk  usia  kerja  yang  terdampak  Covid-19.  Ini,  ujarnya,
              menunjukkan PHK pada masa pandemi, sesungguhnya tidak terlalu berkontribusi besar terhadap
              tingkat pengangguran secara umum.

              "Sebab  langkah  pemerintah  dalam  bentuk  berbagai  program  bantuan  atau  stimulus,  cukup
              berhasil menekan angka pengangguran karena COVID-19," kata Sekjen Anwar Sanusi.

              Dia  menilai  ledakan  PHK  kurang  tepat  digunakan  mengingat  relatif  kecilnya  tingkat
              pengangguran akibat Covid-19, meskipun sektor informal menjadi jaring pengaman penyerapan
              tenaga kerja.

              "Persentase tenaga kerja di sektor informal selama masa pandemi cenderung meningkat dari
              56,64 persen pada Februari 2020 menjadi 59,62 persen pada Februari 2021," tuturnya.

              Sekjen  Anwar  mengatakan,  dari  sisi  regulasi  Kemnaker  telah  menerbitkan  2  Permenaker,  2
              Kepmenaker, dan 4 Surat Edaran untuk mengantisipasi PHK sebagai dampak pandemi. Sesuai
              regulasi  di  atas,  dari  sisi  pengupahan,  Pemerintah  telah  memberikan  panduan  dalam
              pelaksanaan  pengupahan  bagi  perusahaan  yang  terdampak  pandemi  Covid-19  dan
              pemberlakuan pembatasan kegiatan usaha, agar tetap dapat memenuhi hak-hak pekerja/buruh.

              "Dalam menjalankan program Bantuan Subsidi Gaji/Upah Tahun 2020 dan 2021, menyesuaikan
              besaran pembayaran upah pekerja/ buruh berdasarkan kesepakatan pengusaha dan pekerja,"
              terangnya.

              Anwar Sanusi menambahkan, dampak PPKM terhadap jumlah pengangguran berdampak pada
              tingkat  pengangguran.  Ini  diindikasikan  dari  data  sebelumnya  terkait  pengangguran  karena
              Covid-19. Selain itu, perubahan pencarian lapangan kerja lebih banyak pada bidang digital yang
              terjadi  secara  intens  selama  masa  pandemi,  namun  belum  sepenuhnya  mengubah  pola
              pencarian lapangan kerja.

              "Kondisi  ini  diindikasikan  dari  beberapa  hal.  Seperti  persentase  penduduk  bekerja  di  sektor
              pertanian  selama  masa  pandemi  Covid-19  meningkat  dari  29,23  persen  pada  Februari  2020
              menjadi 29,59 persen pada Februari 2021," terang Sekjen Anwar.

              Sesuai arahan Menaker Ida Fauziyah, dalam situasi pandemi Covid-19 ini diperlukan solidaritas
              antar sesama anak bangsa. Untuk mampu melalui masa-masa sulit ini bersama. "Lakukan upaya
              kolektif bersama untuk meningkatkan kondisi ekonomi," ujarnya. ***.















                                                           505
   501   502   503   504   505   506   507   508   509   510   511