Page 520 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 520

PEMERINTAH PRIORITASKAN PERLINDUNGAN PROGRAM JAMSOSTEK NON-ASN
              DAN PEKERJA RENTAN
              JAKARTA: Pemerintah akan terus mendukung upaya implementasi Jamsostek, agar perlindungan
              menyeluruh bagi pekerja dapat segera terwujud.

              Demikian  disampaikan  Wakil  Presiden  Republik  Indonesia  (Wapres  RI)  Ma'ruf  Amin  dalam
              sambutannya  secara  virtual,  pada  acara  Penganugerahan  Paritrana  Award  2020,  di  Jakarta,
              Kamis (9/9/2021).

              Paritrana  Awards  merupakan  penghargaan  tahunan  dari  Pemerintah  melalui  Kementerian
              Koordinator  Manusia  dan  Kebudayaan  (Menko  PMK)  bersama  BPJS  Ketenagakerjaan
              (BPJAMSOSTEK), serta didukung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian
              Dalam Negeri (Kemendagri), yang kali ini memasuki gelaran keempat.

              "Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dan regulasi seperti Inpres Nomor 2 tahun 2021 dan
              Permendagri Nomor 27 tahun 2021 sebagai komitmen pemerintah mengoptimalkan program
              perlindungan Jamsostek," tutur Ma'ruf Amin.

              Ma'ruf Amin menegaskan Inpres nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Program Jaminan
              Sosial Ketenagakerjaan dan Permendagri nomor 27 tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan
              APBD Tahun 2022 yang mengatur penganggaran Jamsostek merupakan wujud nyata komitmen
              pemerintah dalam mendukung implementasi Jamsostek secara menyeluruh.

              Seperti  diketahui,  Permendagri  dimaksud  mengatur  perlindungan  Jamsostek  melalui
              penganggaran APBD tahun 2022 bagi para pekerja non-ASN, pegawai penyelenggara pemilu,
              pekerja rentan, hingga pegawai BUMD.

              Pada kesempatan itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin juga memberikan apresiasi
              yang tinggi, kepada seluruh pihak yang berkontribusi atas penyelenggaraan Paritrana Award ini.

              Di  bagian  lain,  Direktur  Utama  BPJAMSOSTEK  Anggoro  Eko  Cahyo  menerangkan,  partisipan
              Paritrana Award 2020, diramaikan kandidat dari 34 provinsi, 124 Kabupaten/ Kota, 143 Badan
              Usaha Skala Besar, 157 Badan Usaha Skala Menengah, serta 34 UKM yang mewakili tiap provinsi.

              Para  kandidat  Paritrana  Award  terbagi  atas  beberapa  kategori.  Yakni  kategori  Pemerintah
              Provinsi,  Pemerintah  Kabupaten/Kota,  serta  Perusahaan  atau  Badan  Usaha  mulai  dari  skala
              besar, menengah, hingga Usaha Kecil Menengah (UKM).
              "Seluruh kandidat diseleksi secara berlapis mulai dari tingkat Provinsi, hingga mengerucut pada
              panitia seleksi Pusat dan berlanjut pada sesi wawancara. Sampai akhirnya, kami mendapatkan
              kandidat pemenang dari 7 Provinsi, 8 Kabupaten/ Kota, 9 Badan Usaha Skala Besar, serta 9
              Badan Usaha Skala Menengah," jelas Anggoro.
              Para  kandidat  pemenang  dikumpulkan  untuk  menerima  apresiasi  atas  dukungan  dan
              kepatuhannya. Dalam mendukung implementasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek)
              selama tahun 2020.

              Di sisi lain, Dirut BPJAMSOSTEK menegaskan, pihaknya menyambut baik dukungan Pemerintah
              dalam implementasi Jamsostek dan penegakan  regulasi, sebagai salah satu upaya perluasan
              cakupan perlindungan BPJAMSOSTEK.

              "BPJAMSOSTEK  siap  berkolaborasi  dengan  seluruh  stakeholder,  baik  di  level  pusat  hingga
              daerah. Untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarga. Semoga segala ikhtiar dan doa




                                                           519
   515   516   517   518   519   520   521   522   523   524   525