Page 542 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 542
IMPLEMENTASIKAN JAMSOSTEK, BPJAMSOSTEK SAMBUT BAIK DUKUNGAN
PEMERINTAH
Jakarta, IDN Times - Memasuki gelaran Paritrana Awards keempat yang merupakan
penghargaan tahunan dari Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia
dan Kebudayaan (Menko PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) serta didukung
Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri, para kandidat pemenang
dikumpulkan untuk menerima apresiasi atas dukungan dan kepatuhannya dalam mendukung
implementasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) selama 2020.
Penganugerahan Paritrana Award 2020 ini dihadiri langsung Wakil Presiden Republik Indonesia
Ma'ruf Amin secara daring melalui kegiatan webinar yang dihadiri para kandidat pemenang
Paritrana Award 2020. Sebagaimana diketahui, para kandidat Paritrana Award ini terbagi atas
beberapa kategori, yaitu kategori Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan
Perusahaan atau Badan Usaha mulai dari skala besar, menengah, hingga Usaha Kecil Menengah
(UKM).
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo menyambut baik dukungan Pemerintah
dalam implementasi Jamsostek dan penegakan regulasi sebagai salah satu upaya perluasan
cakupan perlindungan BPJAMSOSTEK.
"BPJAMSOSTEK siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik di level pusat hingga daerah
untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarga. Semoga segala ikhtiar dan doa kita
mendapat ridha Allah SWT agar kesejahteraan pekerja dapat terwujud melalui manfaat program
BPJAMSOSTEK," tutup Anggoro.
1. Ini alasan Paritrana Award digelar tiap tahun Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin
menghadiri Penganugerahan Paritrana Award 2020 secara daring melalui kegiatan webinar yang
dihadiri para kandidat pemenang. (Dok. BPJAMSOSTEK) Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro
Eko Cahyo menerangkan bahwa partisipan dari Paritrana Award 2020 ini diramaikan oleh
kandidat dari 34 provinsi, 124 Kabupaten/Kota, 143 Badan Usaha Skala Besar, 157 Badan Usaha
Skala Menengah dan 34 UKM yang mewakili tiap provinsi.
"Seluruh kandidat diseleksi secara berlapis mulai dari tingkat provinsi, hingga mengerucut pada
panitia seleksi pusat dan berlanjut pada sesi wawancara, sampai akhirnya kami mendapatkan
kandidat pemenang dari 7 provinsi, 8 kabupaten/kota, 9 badan usaha skala besar dan 9 badan
usaha skala menengah," ujar Anggoro.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengingatkan bahwa program Jamsostek ini sangat
penting untuk memberikan perlindungan dan keamanan dalam bekerja sehingga pekerja bisa
fokus dan meningkatkan produktivitas yang berujung pada kesejahteraan. Menakerjuga
menyinggung terkait Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang menggunakan basis data BPJAMSOSTEK.
"BSU ini jadi salah satu manfaat pekerja atau buruh menjadi peserta BPJAMSOSTEK," terangnya.
Selanjutnya Menko PMK Muhajir Effendy menegaskan Paritrana Award ini akan terus dilakukan
setiap tahunnya karena terbukti mampu meningkatkan komitmen dari seluruh unsur Pemerintah,
mulai dari pusat, provinsi, hingga ke kabupaten atau kota serta perusahaan atau badan usaha
dalam mendukung implementasi Jamsostek di wilayah masing-masing.
Paritrana Award. (Dok. BPJAMSOSTEK) Proses wawancara Paritrana Award dilakukan di hadapan
dewan juri, dengan dipimpin Hotbonar Sinaga bersama unsur Tim Penilai yang terdiri dari
Pemerintah, ahli jaminan sosial dan ahli kebijakan publik. Proses wawancara ini merupakan salah
satu rangkaian dari penilaian setelah seleksi panjang dilakukan dan merupakan seleksi tahap
541

