Page 539 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 539
PEMERINTAH PRIORITASKAN PERLINDUNGAN PROGRAM JAMSOSTEK UNTUK
NON-ASN DAN PEKERJA RENTAN
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh
pihak yang berkontribusi atas penyelenggaraan Paritrana Award.
Dirinya mengatakan bahwa Pemerintah akan terus mendukung upaya implementasi Jamsostek
ini agar perlindungan menyeluruh bagi pekerja dapat segera terwujud.
"Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dan regulasi seperti Inpres Nomor 2 tahun 2021 dan
Permendagri Nomor 27 tahun 2021 sebagai komitmen pemerintah mengoptimalkan program
perlindungan Jamsostek," tegas Ma'ruf Amin dalam gelaran Paritrana Awards keempat, yang
diadakan secara virtual di Jakarta, Kamis (9/9/2021).
Ma'ruf Amin menegaskan Inpres nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Program Jaminan
Sosial Ketenagakerjaan dan Permendagri nomor 27 tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan
APBD Tahun 2022 yang mengatur penganggaran Jamsostek merupakan wujud nyata komitmen
pemerintah dalam mendukung implementasi Jamsostek secara menyeluruh.
Seperti diketahui, Permendagri dimaksud mengatur perlindungan Jamsostek melalui
penganggaran APBD tahun 2022 bagi para pekerja non-ASN, pegawai penyelenggara pemilu,
pekerja rentan, hingga pegawai BUMD.
Memasuki gelaran Paritrana Awards keempat yang merupakan penghargaan tahunan dari
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko
PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) serta didukung Kementerian
Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri, para kandidat pemenang dikumpulkan untuk
menerima apresiasi atas dukungan dan kepatuhannya dalam mendukung implementasi Jaminan
Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) selama tahun 2020.
Penganugerahan Paritrana Award 2020 ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik
Indonesia Ma'ruf Amin secara daring melalui kegiatan webinar yang dihadiri oleh para kandidat
pemenang Paritrana Award 2020.
Sebagaimana diketahui, para kandidat Paritrana Award ini terbagi atas beberapa kategori, yaitu
kategori Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Perusahaan atau Badan Usaha
mulai dari skala besar, menengah, hingga Usaha Kecil Menengah (UKM).
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo menerangkan bahwa partisipan dari Paritrana
Award 2020 ini diramaikan oleh kandidat dari 34 provinsi, 124 Kabupaten/Kota, 143 Badan Usaha
Skala Besar, 157 Badan Usaha Skala Menengah dan 34 UKM yang mewakili tiap provinsi.
"Seluruh kandidat diseleksi secara berlapis mulai dari tingkat Provinsi, hingga mengerucut pada
panitia seleksi Pusat dan berlanjut pada sesi wawancara sampai akhirnya kami mendapatkan
kandidat pemenang dari 7 Provinsi, 8 Kabupaten/Kota, 9 Badan Usaha Skala Besar dan 9 Badan
Usaha Skala Menengah," ujar Anggoro.
Anggoro menegaskan pihaknya menyambut baik dukungan Pemerintah dalam implementasi
Jamsostek dan penegakan regulasi sebagai salah satu upaya perluasan cakupan perlindungan
BPJAMSOSTEK.
"BPJAMSOSTEK siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik di level pusat hingga daerah
untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarga. Semoga segala ikhtiar dan doa kita
mendapat ridho Allah SWT agar kesejahteraan pekerja dapat terwujud melalui manfaat program
BPJAMSOSTEK," tutup Anggoro.
538

