Page 559 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 559

PEMERINTAH TARGET PENYALURAN BSU RAMPUNG AKHIR OKTOBER

              Pemerintah menargetkan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji tahun 2021
              untuk pekerja ditargetkan akan selesai secara keseluruhan pada akhir Oktober 2021.

              "Mudah-mudahan  pada  tahap  3,4,5,  ini  bisa  lancar.  Mudah-mudahan  kita  bisa  selesaikan  ini
              paling cepat akhir September, paling lama Oktober" kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah
              saat meninjau pengaktifan rekening pekerja penerima BSU di Kota Semarang, Jumat (3/9)

              Lantas  kapan  BSU  akan  dicairkan  untuk  pekerja  yang  menggunakan  rekening  bank  swasta?
              Sekretaris  Jenderal  Kem-naker,  Anwar  Sanusi,  mengatakan,  penerima  BSU  yang  memiliki
              rekening bank swasta atau non Himbara akan dibuatkan rekening bank terlebih dulu di Himbara
              secara kolektif agar dapat menerima BSU.

              "Penerima BSU yang memiliki nomor rekening non Himbara akan dibuatkan (rekening Himbara)
              secara kolektif," kata Anwar dikutip dari salah satu media, Senin (6/9).

              Anwar  menjelaskan,  proses  pembuatan  rekening  itu  nantinya  akan  dilakukan  pihak  Himbara
              bekerja sama dengan perusahaan tempat penerima subsidi upah bekerja.

              "Pihak Himbara akan berkoordinasi dengan perusahaan," ujar Anwar.

              Ia mengatakan, saat ini sebagian penerima BSU tahap 3 sudah mulai dibuatkan rekening secara
              kolektif di Himbara. "Untuk angkatan ke 3 sebagian sudah dibantu dibuka secara kolektif," kata
              Anwar.

              Anwar mengatakan, BSU akan dicairkan ke rekening pekerja yang telah dibuatkan rekening di
              Himbara setelah Kem-naker selesai melakukan pemadanan data.

              "Setelah data yang kami peroleh dari BPJS Ketenagakerjaan, kemudian kami lakukan pemadanan
              dengan penerima program Kartu Prakerja, PKH, dan BPUM," kata Anwar. BPJS Ketenagakerjaan
              telah menyampaikan data sebanyak 1,5 juta pekerja penerima BSU kepada Kemnaker. Sebanyak
              1,5 juta pekerja tersebut termasuk dalam pencairan BSU tahap 3. Adapun total data yang telah
              disampaikan BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker adalah 3,75 juta dari target penerima BSU
              sebanyak 8,7 juta pekerja.

              Direktur  Utama  BPJS  Ketenagakerjaan,  Anggoro  Eko  Cahyo,  mengungkapkan,  data  yang
              diserahkan pada tahap 3 merupakan data pekerja yang belum memiliki rekening Himbara.

              "Khusus pada penyerahan data tahap III ini, data yang diserahkan merupakan data pekerja yang
              belum memiliki rekening Bank Himbara," kata Ang-goro.

              Besaran BSU 2021 BSU 2021 diberikan kepada pekerja yang memenuhi sejumlah syarat, seperti
              berstatus WNI, terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai Juni 2021, dan
              memiliki  upah  paling  tinggi  Rp  3,5  juta.  Pekerja  yang  menerima  BSU  juga  harus  bekerja  di
              wilayah PPKM Level 3 dan 4.
              Pekerja yang mendapat prioritas menerima BSU adalah mereka yang bekerja di sektor industri
              barang konsumsi, transportasi, properti maupun real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa
              pendidikan dan kesehatan. Penerima BSU akan mendapatkan bantuan Rp1 juta yang disalurkan
              langsung ke rekening bank masing-masing, (int)






                                                           558
   554   555   556   557   558   559   560   561   562   563   564