Page 595 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 595
Judul Menaker Ida Fauziyah Yakin Kenyamanan Bekerja Bisa Tingkatkan
Produktivitas Pekerja
Nama Media rmol.id
Newstrend Anugerah Paritrana Tahun 2020
Halaman/URL https://politik.rmol.id/read/2021/09/10/503817/menaker-ida-fauziyah-
yakin-kenyamanan-bekerja-bisa-tingkatkan-produktivitas-pekerja
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-09-10 09:33:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja harus menjadi perhatian
serius pemerintah daerah. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menekankan bahwa jaminan
sosial merupakan cara untuk memberikan perlindungan kepada pekerja dalam rangka
memberikan kenyamanan bekerja.
MENAKER IDA FAUZIYAH YAKIN KENYAMANAN BEKERJA BISA TINGKATKAN
PRODUKTIVITAS PEKERJA
Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja harus menjadi perhatian
serius pemerintah daerah.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menekankan bahwa jaminan sosial merupakan cara
untuk memberikan perlindungan kepada pekerja dalam rangka memberikan kenyamanan
bekerja.
Penegasan ini disampaikan pada acara Penganugerahan Penghargaan Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan Paritrana Award Tahun 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (9/9).
Menaker Ida menjelaskan, jika pekerja mendapatkan kenyamanan dalam bekerja, maka akan
meningkatkan produktivitas kerjanya. Sehingga pada akhirnya akan meningkatkan
kesejahteraan pekerja, perusahaan, dan masyarakat pada umumnya.
Ia juga mendorong BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda agar bersinergi dan berkolaborasi untuk
memperluas perlindungan pekerja, mulai dari lingkungan Pemda seperti pegawai non ASN,
honorer Pemda, perangkat RT/RW, hingga petugas pelayanan publik, seperti Posyandu, Linmas,
pekerja keagamaan dan guru honorer.
“Saya juga mendorong agar BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan inovasi perluasan
kepesertaan, khususnya bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), sehingga perlindungan
594

