Page 52 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 AGUSTUS 2019
P. 52
kita tidak juara satu, ya juara dua. Dan mudah-mudahan nanti kita rebut kembali
juara umum," kata Khairul Anwar dalam acara Penutupan Seleksi Nasional Calon
Kompetitor ASC XIII di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Bekasi, Jawa Barat,
Jumat (23/8).
Khairul menjelaskan ASC merupakan kompetisi keterampilan di lingkup ASEAN yang
diselenggarakan 2 tahun sekali. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan
kerjasama pelatihan, mempromosikan pendidikan dan pelatihan vokasi, serta
meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja muda di kawasan ASEAN.
Keikutsertaan Indonesia di ajang ASC telah menorehkan berbagai prestasi gemilang.
Terakhir, pada ASC tahun 2018 di Bangkok, Thailand, misalnya, Indonesia meraih
13 emas, 6 perak, 8 perunggu, dan 7 diploma.
"Oleh karena itu, prestasi Indonesia dalam ASC ini harus terus diperjuangkan. Ini
bukti bahwa Indonesia tidak kalah dangan negara lain," kata Khairul.
Khairul mengatakan bahwa standar kompetisi dan penilaian yang diterapkan dalam
perhelatan ASC sudah sesuai dengan standar regional dan internasional.
Oleh karenanya, keikutsertaan Indonesia di ajang tersebut akan turut mendorong
peningkatan kompetensi dan profesionalitas SDM Indonesia.
"Apabila standar-standar ini nanti diterapkan di lembaga-lembaga pelatihan, kita
yakin akan menghasilkan anak-anak yang betul-betul kompetensinya bisa
dipertanggungjawabkan," ujar Khairul.
Senada dengan Khairul, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas)
Kemnaker Bambang Satrio Lelono menambahkan Seleknas Calon Kompetitor ASC
XIII terdiri dari 20 kejuruan. Dilaksanakan selama 3 hari, Seleknas ini diikuti 300
orang peserta.
Page 51 of 137.

