Page 154 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 154

Sekretaris Jenderal Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno menyatakan ribuan
              demonstran turun pada hari ini. "Jumlah massa dari Gebrak yakni buruh, mahasiswa, pemuda,
              pelajar, tani, miskin kota, dan organisasi-organisasi lainnya, ada sekitar 1.500 orang," kata dia
              ketika dihubungi Tirto, Kamis (28/10/2021).

              Demonstrasi kali ini mengusung tema Rezim Jokowi-Amin Gagal Sejahterakan Rakyat, Bangun
              Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat !!!'. Ada 13 tuntutan massa, yaitu: Cabut Omnibus Law dan
              seluruh PP turunannya (PP Nomor 34, Nomor 35, Nomor 36, dan Nomor 37); Tolak penghapusan
              upah sektoral, berlakukan kembali upah sektoral kaum buruh seperti semula dan berlakukan
              kenaikan UMK 2022 sebesar 15 persen; Setop PHK sepihak, setop union busting. Berikan jaminan
              kepastian  kerja  dan  kebebasan  berserikat;  Setop  kriminalisasi  dan  penangkapan  aktivis,
              bebaskan seluruh aktivis gerakan rakyat yang ditangkap dan dikriminalisasi; Berikan persamaan
              hak dan perlindungan bagi Pekerja Rumah Tangga dan seluruh buruh migran; sahkan RUU PPRT
              dan RUU PKS draf masyarakat sipil.

              Jamin  dan  lindungi  kaum  buruh  di  sektor  industri  pariwisata,  perhotelan,  perkebunan,
              pertambangan, perikanan, kelautan, konstruksi, transportasi, driver online dan ojol; Usut tuntas
              kasus korupsi BPJS TK dan korupsi bansos pandemi COVID-19; Tolak pemberangusan pegawai
              KPK, pekerjakan kembali 58 pegawai KPK seperti semula tanpa syarat; Mendesak pemerintah
              menghentikan rencana liberalisasi agraria dan pembentukan Badan Bank Tanah, serta segera
              mengembalikan semangat reforma agraria berdasarkan cita-cita UUD 1945, TAP MPR XI/2001
              tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Undang-Undang Pokok
              Agraria 1960; Laksanakanreforma agraria sejati sebagai jalan penyelesaian konflik agraria dan
              pemenuhan  hak  rakyat  atas  tanah;  Hentikan  kekerasan  seksual  di  semua  ruang  sosial.  Dan
              segera sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual demi terciptanya ruang aman bagi seluruh
              perempuan; Gratiskan biaya pendidikan semasa pandemi; Stop liberalisasi dan komersialisasi
              pendidikan. Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis bervisi kerakyatan.

              "28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda adalah momen yang tepat bagi gerakan rakyat untuk
              kembali bangkit. Karena di bawah kepemimpinan Jokowi-Amin tidak ada masa depan bagi rakyat.
              Selama dua tahun ini oligarki semakin menguat dan jurang penghisapan rakyat semakin dalam,"
              kata Sunarno.

              Sunarno menambahkan, "Sehingga rakyat perlu membuat persatuan dan rebut kedaulatan yang
              sejati. Karena kedaulatan sejati ada di tangan perjuangan rakyat.".




























                                                           153
   149   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159