Page 205 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 205
Judul Buruh Minta UMR Jateng 2022 Naik 10%, Apindo Keberatan
Nama Media solopos.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.solopos.com/buruh-minta-umr-jateng-2022-naik-10-
apindo-keberatan-1182992?utm_source=terkini_desktop
Jurnalis M Faisal Nur Ikhsan
Tanggal 2021-10-28 15:08:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Frans Kongi (Ketua Apindo Provinsi Jawa Tengah) Yang jelas, Apindo Provinsi Jawa
Tengah setuju dengan kenaikan UMP. Namun, kita harapkan kenaikan tersebut bisa
menyesuaikan dengan kondisi recovery yang tengah berjalan
neutral - Frans Kongi (Ketua Apindo Provinsi Jawa Tengah) Ini tanggung jawab perusahaan.
Bagaimana bisa memberikan upah yang baik, supaya karyawan senang, produktivitasnya
meningkat. Memang semua pengusaha maunya begitu
negative - Frans Kongi (Ketua Apindo Provinsi Jawa Tengah) Saat ini kita masih susah karena
pandemi. Meskipun perlahan-lahan kita sudah mulai bangkit, tetapi belum bisa lari lah. Oleh
karena itu, ini ada aturan baru, PP No.36/2021, saya pikir ini cukup baik untuk diterapkan
negative - Frans Kongi (Ketua Apindo Provinsi Jawa Tengah) Upah minimum kita ini sehat, dalam
arti gubernur dalam menetapkan upah sudah cukup rasional, tidak emosional. Karena daerah
lain seperti itu, kenaikannya cukup tinggi. Kenyataannya, upah minimum yang terlalu tinggi
membuat pengusaha tidak bisa bayar, akhirnya lari ke Jawa Tengah atau bahkan luar negeri
positive - Frans Kongi (Ketua Apindo Provinsi Jawa Tengah) Sekarang saya pikir we are on the
right track, kita sudah di satu jalan yang baik. Untuk recovery dan peningkatan, untuk
pertumbuhan ekonomi dan industri. Bukan hanya di masa pandemi, tapi juga untuk melampaui
pandemi. Menuju kesejahteraan rakyat
Ringkasan
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah berharap kenaikan UMR Jateng 2022 tetap
rasional. Ketua Apindo Jateng, Frans Kongi, menilai permintaan kelompok buruh terkait kenaikan
UMP 2022 sebesar 10 persen dinilai memberatkan. Frans Kongi menegaskan pihaknya setuju
dengan kenaikan UMP. Namun dia berharap kenaikannya tetap rasional.
204

