Page 242 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 242

Dia mengatakan, rekayasa lalu lintas bersifat situasional. "Tergantung perkembangan situasi di
              lapangan," kata dia ihwal antisipasi demo buruh tersebut.
              Berbagai organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat alias
              GEBRAK akan menggelar aksi unjuk rasa di Istana. Massa akan berkumpul di Kedutaan Besar
              Amerika dan berjalan ke Balai Kota hingga akhirnya menuju area Istana.

              "Aksi direncanakan mulai pukul 11.00 WIB," kata perwakilan GEBRAK dari Sentral Gerakan Buruh
              Nusantara, Yahya kepada Tempo, Kamis, 28 Oktober 2021.

              Aliansi GEBRAK diisi oleh KASBI, KPBI, KPA, SGBN, KSN, SINDIKASI, LMND-DN, LBH Jakarta,
              YLBHI, KPR, SEMPRO, KRPI, Presidium GMNI dan JARKOM SP Perbankan. Aksi ini dilakukan
              untuk mengevaluasi dua tahun kepeminpinan Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Maruf
              Amin. Jokowi dianggap gagal mensejetahterakan rakyat.

              Melalui keterangan tertulisnya, GEBRAK menyatakan bahwa Pesiden Jokowi membuat jurang
              kesengsaraan pada kelas buruh semakin dalam daripada sebelumnya melalui kebijakan Omnibul
              Law Cipta Kerja. Kebijakan itu dinilai melegalkan pengusaha untuk merampas hak buruh.

              Melalui Omnibus Law, ujar GEBRAK, mekanisme perjanjian kerja menjadi lebih fleksibel dengan
              memperbolehkan PKWT diperpanjang hingga 5 tahun.

              Selain itu, juga melegitimasi pengurangan hak pesangon bagi buruh dari 32 bulan menjadi 25
              bulan  gaji  serta  tidak  berbatasnya  jenis  pekerjaan  outsourrcing  dan  pengurangan  hak  cuti.
              Sehingga munculah aksi demonstrasi.













































                                                           241
   237   238   239   240   241   242   243   244   245   246   247