Page 252 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 252

BURUH MINTA NAIK GAJI TAHUN DEPAN, WAGUB DKI: KITA LIHAT KEMAMPUAN
              PENGUSAHA
              Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyorot permintaan buruh untuk naik gaji 10
              persen pada tahun 2022. Ariza -sapaan akrab Riza Patria- menuturkan, pada masa sulit pandemi
              Covid-19 permintaan buruh untuk naik upah harus mempertimbangkan banyak aspek.

              "Setiap tahun kan kalau kita bicara kenaikan UMP (Umpah Minimum Provinsi) itu memang selalu
              naik.  Tapi  kan  kita  liat  situasinya.  Sekarang  kan  masih  pandemi.  Tentu  kan  kita  juga  lihat
              kemampuan para pengusaha. Pengusaha kan banyak juga sekarang yang berat. Sekarang ini
              yang berat kan pengusaha, masyarakat, pemerintah saja berat. Memang semuanya harus adil,"
              ungkapnya kemarin.

              Saat dimintai pendapatnya soal kondisi buruh yang juga terancam dipecat atau diberhentikan
              pada masa pandemi ini, politisi Partai Gerindra itu mengatakan, justru karena itu, tidak boleh
              ada pihak yang egois. Semua pihak diminta untuk melihat fakta keadaan saat ini.
              "Justru itu sekarang situasinya kan  memang tidak biasa. Berat bagi pemerintah, pengusaha,
              buruh, dan juga bagi masyarakat berat. Tidak boleh mau menang-menangan pemerintah mau
              menang  sendiri,  semaunya  kan  tidak baik. Pengusaha  maunya  begitu,  tidak  baik  juga.  Atau
              buruh maunya sendiri kan tidak baik," ungkapnya.
              Dia mengatakan, terkait tuntutan buruh itu, Pemprov DKI Jakarta akan duduk bersama tripartit
              yang  melibatkan  unsur  pekerja,  pengusaha  dan  pemerintah.  Pemerintah,  kata  dia,  akan
              memutuskan seadil-adilnya untuk mengakomodasi kepentingan semua pihak.

              "Semuanya pasti akan duduk bersama di satu meja untuk mencari solusi terbaik," katanya.

              Dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta menyikapi tuntutan buruh, pekerja, karyawan, bahkan
              ASN  untuk  menaikan  upah  dengan  cara  yang  bijaksana.  Pemprov  DKI  Jakarta  ingin  agar
              keputusan nantinya bersifat proporsional dan adil bagi semua pihak.

              "Iya semua aspirasi buruh, pekerja, karyawan, maupun ASN sekalipun tentu kami sikapi secara
              baik secara bijak. Yang penting harus proporsional. Adil bagi seluruh pihak. Adil bagi buruh, adil
              bagi pengusaha, adil bagi pemerintah. Yang paling penting adil bagi masyarakat," ujarnya.

              Dia mengatakan, setelah pertemuan tripartit itu nantinya akan diputuskan dengan cara yang
              terbaik. Baik bagi buruh, pengusaha maupun pemerintah. Saat ini, usulan-usulan dari organisasi
              buruh masih terus disuarakan kepada pemerintah.

              "Pada waktunya nanti akan kita putuskan yang terbaik. Yang terbaik buat siapa? Buat buruh,
              pengusaha, pemerintah dan yang paling penting buat masyarakat," ujarnya.[].



















                                                           251
   247   248   249   250   251   252   253   254   255   256   257