Page 257 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 257
Judul Serikat Pekerja Tuntut UMP NTB Tahun 2022 Naik
Nama Media radarlombok.co.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://radarlombok.co.id/serikat-pekerja-tuntut-ump-ntb-tahun-2022-
naik.html
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-10-28 11:19:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Wira Sakti (Ketua DPD SPN NTB) Kami tuntutannya itu ada kenaikan 7-10 persen UMP
tahun 2022 mendatang. Kami juga tetap menginginkan diberlakukannya UMK atau upah
minimum sektoral itu harus tetap diberlakukan
neutral - Wira Sakti (Ketua DPD SPN NTB) Setidaknya kita punya payung hukum kalau memang
nanti tidak dijalankan oleh perusahaan nakal
negative - Yustinus Habur (Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi
NTB) Sampai saat ini belum ada undangan rapat Dewan Pengupahan Provinsi dari Dinas Tenaga
kerja Provinsi NTB. Sementara formula perhitungannya data-datanya juga belum jelas
Ringkasan
Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi NTB meminta untuk Upah Minimum Provinsi (UMP) pada
tahun 2022 mendatang naik dikisaran 7-10 persen. Pasalnya, selama 2 tahun belakangan ini
tidak ada kenaikan UMP dengan alasan pandemi Covid-19. Sementara daerah lain ada yang
menaikkan UMP walaupun hanya beberapa persen. "Kami tuntutannya itu ada kenaikan 7-10
persen UMP tahun 2022 mendatang. Kami juga tetap menginginkan diberlakukannya UMK atau
upah minimum sektoral itu harus tetap diberlakukan," kata Ketua DPD SPN NTB, Lalu Wira Sakti.
SERIKAT PEKERJA TUNTUT UMP NTB TAHUN 2022 NAIK
MATARAM - Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi NTB meminta untuk Upah Minimum Provinsi
(UMP) pada tahun 2022 mendatang naik dikisaran 7-10 persen. Pasalnya, selama 2 tahun
belakangan ini tidak ada kenaikan UMP dengan alasan pandemi Covid-19. Sementara daerah lain
ada yang menaikkan UMP walaupun hanya beberapa persen.
256

