Page 263 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 263
Sementara, untuk massa dari BEM SI, titik aksi berada di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mereka
berkumpul terlebih dahulu di kampus UI. Nining mengatakan ada sejumlah tuntutan yang
diusung dalam unjuk rasa itu. Pertama, tuntutan mencabut UU Nomor 11 Tahun 2019 tentang
Cipta Kerja dan berbagai aturan turunannya.
Gebrak juga mendesak penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK), setop kriminalisasi dan
penangkapan aktivis, serta menjamin persamaan hak dan perlindungan bagi pekerja rumah
tangga dan buruh migran.
Mereka juga menuntut jaminan perlindungan bagi buruh di berbagai sektor, pengusutan korupsi
di BPJS Ketenagakerjaan, pengembalian 58 orang pegawai KPK, penghentian pembungkaman
dan represifitas terhadap gerakan rakyat.
Selain itu, Gebrak menuntut penghentian kekerasan terhadap perempuan.
"Tuntutan Gebrak itu cabut omnibus law UU Cipta Kerja beserta turunannya, hentikan
pembungkaman dan represifitas terhadap gerakan rakyat, usut kasus korupsi BPJS, usut kasus
korupsi bantuan sosial, setop PHK sepihak, hentikan kekerasan terhadap perempuan. Rezim
Jokowi-Amin gagal sejahterakan rakyat," tutur Nining.
Beberapa elemen masyarakat yang berencana ikut aksi di Istana hari ini antara lain Kasbi,
Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sentral
Gerakan Buruh Nasional (SGBN), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Serikat Pekerja Media dan
Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), LBH Jakarta, YLBHI, SP-Perbankan, KPR,
SEMPRO, LMND-DN, hingga GMNI-Presidium.
262

