Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 119
Title TKI ILEGAL MENGAKU DIPERAS USAI GAGAL BERANGKAT KE MALAYSIA
Media Name kumparan.com
Pub. Date 07 Maret 2020
https://kumparan.com/batamnews/tki-ilegal-mengaku-diperas-usai-gagal-b erangkat-ke-
Page/URL
malaysia-1syjpJzVVjk
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Salah satu korban perdagangan orang yang berhasil diungkap Subdit IV
Ditreskrimsus Polda Kepri, sempat mengadu ke suami karena tidak terima diperas
oleh tersangka RT.
Hal itu diungkapkan Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto saat
menggelar ekpose di Polda Kepri, Jumat (6/3/2020) sore.
Arie menyebutkan, pengungkapan kasus perdagangan orang ini berhasil diungkap
karena salah satu dari sembilan korban Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal yang
di tampung di komplek Pesona Niaga Blok C, No.9, Belian, Kota Batam mengadu ke
suaminya.
Hal itu bermula ketika salah satu korban tidak mau berangkat ke Malaysia dan ingin
kembali pulang ke daerah asalnya di Majalengka, Jawa Barat.
Tapi oleh pengurus menyampaikan, apabila korban ingin kembali ke daerah asal,
maka harus membayar uang sebesar Rp. 10 juta untuk membayar biaya selama
korban ditampung.
"Dikarenakan korban tidak memiliki uang, sehingga korban ini melaporkan kejadian
tersebut kepada suaminya, yang akhirnya melapor kepada pihak kepolisian," ungkap
Arie.
Pada tanggal 29 Februari 2020, Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri mendapat
laporan dari Subdit III Tipidum Bareskrim Polri bahwa ada 9 orang perempuan yang
sedang ditampung di daerah Batam Center untuk dipekerjakan ke Malaysia secara
ilegal.
Setelah mendapat informasi tersebut, personel subdit IV Ditreskrimum polda kepri
langsung melakukan penyelidikan.
"Sekitar pukul 14.30 Wib, tim berhasil menyelamatkan 9 orang perempuan korban
tindak pidana perdagangan orang yang berada di penampungan," ujar Arie.
Page 118 of 192.

