Page 375 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 375

"Ya. Sebanyak enam orang,mereka saat ini sedang difasilitasi dan didata BP2MI Medan," kata
              dia.
              Sebelumnya mereka dideportasi dari Malaysia ke Jakarta pada 4 November 2021, lalu dikarantina
              selama lima hari di Jakarta. Setelah itu ipulangkan ke daerah asal via Kualanamu. Lanjut Rizal,
              dideportasi karena dokument bermasalah, bekerja di Malaysia tanpa melalui prosedur sesuai
              aturan.

              Menurutnya  dalam  kurun  waktu  November  ini  sudah  beberpa  warga  Indonesia  bermasalah
              dideportasi dari Malaysia.

              Sedangkan pihaknya dalam hal ini hanya memfasilitasi setibanya di Bandara Kualanamu.

              "Kita data, lalu kita pulangkan ke daerah asal masing-masing," bebernya.

              Adapun enam orang warga negara bermasalah yang di deportasi, yakni Razali (27), Ridwan (40)
              keduanya warga Kabupaten Batubara Sumut dan Yusnadi (47) warga Langkat Sumut. Edi (36)
              M. Huseini (29) Arasiydin (28) ketiganya warga Aceh.

              Yusnadi mengaku sebelum dideportasi ke Indonesia sempat di tahan di Malaysia kurang lebih
              selama  1  Tahun.  Ia  kerja  masuk  ke  malaysia  menggunakan  paspor  melancong  dan  bekerja
              sebagai tukang kebun.

              "Saya  terkena  razia  polisi  Malaysia  masuk  ke  kamp-kamp  penampungan  pekerja  kebun,"
              paparnya.

              Selama dipenjara sangat sulit bahkan ia pulang tanpa ada uang sepersenpun.

              "Uang saya tidak ada, habis sewaktu di penjara,mohon saya dibekali hingga sampai ke Langkat,"
              harapnya.

              Begitu juga para warga bermasalah lainnya, mengaku kerja di Kilang, mereka tidak memiliki
              uang setibanya di Indonesia dan berharap difasilitasi hingga sampai ke kampung halaman.

              Ridwan Basofi yang mendapingi, mengaku sejak November 2021 sudah 90 orang warga Sumut
              dipulangkan kedaerah asal via Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya saat ini masih banyak lagi
              warga bermasalah yang belum terpulangkan di Satker Tanggerang.

              "Hitungan kami ada ratusan orang termasuk warga Sumut, Aceh, Nusa Tenggara Timur dan
              pulau Jawa lainnya," pungkasnya.























                                                           374
   370   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380