Page 377 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 377

lanjut  Ida,  berjanji  untuk  mengawasi  pelaksanaan  pekerjaan  pencegahan  oleh  Perusahaan
              Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
              Ida  menerangkan  Otoritas  Taiwan  telah  menyusun  rencana  program  khusus  penempatan
              pekerja  migran  dan  telah  diajukan  kepada  National  Health  Command  Center  (NHCC).
              Implementasi rencana program tersebut memerlukan kolaborasi dan kerja sama intens kedua
              pihak, Indonesia dan Taiwan.

              "Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan
              dalam rencana penempatan kembali pekerja migran ke Taiwan," kata Ida melalui siaran pers,
              Jakarta, Rabu (10/11/2021).

              Dia  menambahkan  apabila  Indonesia  telah  menyelesaikan  persiapan  pencegahan  pandemi,
              maka  Taiwan  untuk  tahap  pertama  akan  menerima  penempatan  1.700  orang  PMI,  masing-
              masing 850 orang sektor formal dan sektor domestik.

              "Pihak Taiwan menyarankan pihak Indonesia dan pengaturan pekerja migran mulai masuk ke
              Taiwan dari 11 hingga 23 November 2021 nanti," ujarnya.

              Menurut dia, kebijakan khusus Taiwan itu didasari kurangnya tenaga kerja industri di negara
              tersebut.  Dengan  demikian,  perkembangan  ekonomi  di  Taiwan  mengharuskan  untuk
              penambahan jumlah tenaga kerja untuk menopang jalannya industri.

              Taiwan mengajukan proposal rencana penempatan ke Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC)
              untuk memperoleh persetujuan penempatan PMI.

              "Alhamdulillah, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penempatan di Taiwan
              dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan sesudah masuk negara Taiwan,"
              tuturnya.
              Otoritas Taiwan juga sangat mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Indonesia untuk menekan
              angka kasus Covid-19.





































                                                           376
   372   373   374   375   376   377   378   379   380   381   382