Page 405 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 405
MENAKER: PENEMPATAN PMI KE TAIWAN KEMBALI DIBUKA
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengungkapkan Pemerintah Taiwan membuka kembali
penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) setelah mengalami penangguhan sejak 4 Desember
2020 menyusul merebaknya pandemi COVID-19. Otoritas Taiwan akan melakukan pembukaan
penempatan Calon PMI ke Taiwan pada 11 November 2021.
Menurut Ida Fauziyah, Direktur Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kemnaker Taiwan, Tsai
Meng-liang, menyatakan persiapan Indonesia untuk upaya pencegahan pandemi COVID-19 telah
selesai dan Tsai berjanji secara ketat mengawasi pelaksanaan pekerjaan pencegahan oleh
Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Ida Fauziyah menjelaskan Otoritas Taiwan telah menyusun rencana program khusus
penempatan pekerja migran dan telah diajukan kepada National Health Command Center
(NHCC). Implementasi rencana program tersebut memerlukan kolaborasi dan kerja sama intens
kedua pihak, Indonesia dan Taiwan.
"Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan
dalam rencana penempatan kembali pekerja migran ke Taiwan," kata Ida Fauziyah, Selasa
(9/11).
Ida Fauziyah menjelaskan apabila pihak Indonesia telah menyelesaikan persiapan pencegahan
pandemi, maka pihak Taiwan untuk tahap pertama akan menerima penempatan 1700 orang
PMI, masing-masing 850 orang sektor formal dan sektor domestik.
"Pihak Taiwan menyarankan pihak Indonesia dan pengaturan pekerja migran mulai masuk ke
Taiwan dari 11 hingga 23 November 2021 nanti," ujarnya.
Ditegaskan Ida Fauziyah, kebijakan khusus pihak Taiwan ini didasari mengingat kurangnya
tenaga kerja di industri di Taiwan, maka demi perkembangan ekonomi di negaranya dan
mencukupi kebutuhan tenaga kerja, pihak Taiwan mengajukan proposal rencana penempatan
ke Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) untuk memperoleh persetujuan penempatan PMI.
"Alhamdulillah, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penempatan di Taiwan
dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan sesudah masuk negara Taiwan,"
ujar Menaker didampingi Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono.
Otoritas Taiwan juga sangat mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Indonesia untuk menekan
angka kasus COVID-19 "Dengan kembali dibukanya penempatan PMI ini, maka mewakili
Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Taiwan atas kerja sama
yang terjalin baik selama ini," kata Menaker.
404

