Page 3 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JUNI 2020
P. 3

Title          MESKI RESES, BALEG DPR TETAP BAHAS RUU CIPTA KERJA
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      05 Juni 2020
                              https://republika.co.id/berita/qbeq6e409/meski-reses-baleg-dpr-tetap-b ahas-ruu-cipta-
               Page/URL
                              kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Meski masih dalam masa reses, Badan Legislasi (Baleg) DPR tetap melakukan
               pembahasan RUU Copta Kerja. Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad
               Baidowi menjelaskan pembahasan RUU Cipta Kerja di klaster UMKM ditargetkan
               segera selesai dan akan terus ditayangkan secara terbuka agar publik mengetahui
               manfaatnya.

               "Pembahasan pada masa reses ini sudah seizin pimpinan, ini juga sesuai dengan
               peraturan perundangan, dan pembahasan di panja ini sangat terbuka. Bisa diakses
               semua publik," kata Baidowi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/6).

               Baleg DPR, kata Baidowi, ingin membuktikan kepada publik bahwa Omnibus Law
               RUU Ciptaker justru sangat bermanfaat dengan lingkup yang sangat luas untuk
               mendorong kemajuan UMKM di Indonesia. RUU Ciptaker tak hanya soal
               ketenagakerjaan, lanjut dia, yang selama ini selalu mengundang pro dan kontra di
               tengah masyarakat.

               "Di bidang UMKM, kemudahan perizinan ini yang paling utama. Biasanya, UMKM itu
               harus mengurus hingga tiga izin, kita upayakan melalui RUU Cipta Kerja cukup satu
               izin, tapi mencakup semua termasuk SNI dan sertifikat halal," kata politikus Partai
               Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

               Selain itu, kata dia, persyaratan pembuatan usaha juga akan menjadi perhatian
               dengan memastikan kemudahan membuat usaha tingkat menengah. Tak hanya itu,
               Baidowi mengatakan bahwa perdebatan yang konstruktif juga terjadi saat
               pembahasan soal data tunggal UMKM.

               "Ini supaya kita tahu data yang valid jumlahnya berapa, ini penting sekali supaya
               jika ada stimulus-stimulus dari pemerintah untuk membantu UMKM, ini bisa efektif,"
               ujarnya.

               Menurut dia, Baleg menargetkan pembahasan soal klaster UMKM di RUU Ciptaker
               bisa diselesaikan sesegera mungkin. Daftar Inventarisasi Masalah (DIM)
               Perkoperasian nomor 130---148 yang diputuskan ditunda, kata dia, akan dibahas
               kembali dalam rapat kerja lanjutan.





                                                        Page 2 of 80.
   1   2   3   4   5   6   7   8