Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JUNI 2020
P. 75
Title PEMBAHASAN RUU CIPTAKER LANJUT, BALEG INGIN BUKTIKAN MANFAAT REGULASI
Media Name antaranews.com
Pub. Date 04 Juni 2020
https://www.antaranews.com/berita/1534764/pembahasan-ruu-ciptaker-lanj ut-baleg-
Page/URL
ingin-buktikan-manfaat-regulasi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi menjelaskan
pembahasan RUU Cipta Kerja di klaster UMKM ditargetkan segera selesai dan akan
terus ditayangkan secara terbuka agar publik mengetahui manfaatnya.
"Pembahasan pada masa reses ini sudah seizin pimpinan, ini juga sesuai dengan
peraturan perundangan, dan pembahasan di panja ini sangat terbuka. Bisa diakses
semua publik," kata Baidowi kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Baleg, kata Baidowi, ingin membuktikan kepada publik bahwa Omnibus Law RUU
Ciptaker justru sangat bermanfaat dengan lingkup yang sangat luas untuk
mendorong kemajuan UMKM di Indonesia.
RUU Ciptaker tak hanya soal ketenagakerjaan, lanjut dia, yang selama ini selalu
mengundang pro dan kontra di tengah masyarakat.
"Di bidang UMKM, kemudahan perizinan ini yang paling utama. Biasanya, UMKM itu
harus mengurus hingga tiga izin, kita upayakan melalui RUU Cipta Kerja cukup satu
izin, tapi mencakup semua termasuk SNI dan sertifikat halal," kata politikus Partai
Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
Selain itu, kata dia, persyaratan pembuatan usaha juga akan menjadi perhatian
dengan memastikan kemudahan membuat usaha tingkat menengah.
Tak hanya itu, Baidowi mengatakan bahwa perdebatan yang konstruktif juga terjadi
saat pembahasan soal data tunggal UMKM.
"Ini supaya kita tahu data yang valid jumlahnya berapa, ini penting sekali supaya
jika ada stimulus-stimulus dari pemerintah untuk membantu UMKM, ini bisa efektif,"
ujarnya.
Menurut dia, Baleg menargetkan pembahasan soal klaster UMKM di RUU Ciptaker
bisa diselesaikan sesegera mungkin.
Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Perkoperasian nomor 130---148 yang diputuskan
ditunda, kata dia, akan dibahas kembali dalam rapat kerja lanjutan.
"Ada beberapa yang lainnya perlu perbaikan redaksional. Ya, diusahakan secepat
mungkin, tapi pasti ada dinamika pembahasan ya," pungkas Baidowi.
Page 74 of 80.

