Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JUNI 2020
P. 76

Title          DPD RI LANJUTKAN PEMBAHASAN DIM RUU OMNIBUS LAW CIPTA KERJA
               Media Name     jpnn.com
               Pub. Date      04 Juni 2020
                              https://www.jpnn.com/news/dpd-ri-lanjutkan-pembahasan-dim-ruu-omnibus- law-cipta-
               Page/URL
                              kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive


















               DPD RI melanjutkan pembahasan secara tripartit dengan DPR RI dan pemerintah
               terkait Daftar Inventaris Masalah (DIM) dari RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Ruang
               Rapat Baleg DPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (4/6).


               Dalam Rapat tersebut, DPD RI meminta pemerintah untuk dapat memberikan
               jaminan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mendapatkan
               ruang berusaha. Termasuk memberikan alokasi khusus dari APBN (mandatory
               spending) untuk mendukung pembinaan dan pemberdayaan UMKM.

               DPD RI ingin hal tersebut dinormakan ke dalam RUU Cipta Kerja yang diusulkan
               pemerintah. Menurut Wakil Ketua Komite IV DPD RI Novita Anakotta, yang mewakili
               DPD RI bersama Wakil Ketua PPUU DPD RI Asyera Respati A Wulandero dalam
               rapat tersebut, mandatory spending merupakan alokasi khusus dari APBN untuk
               mendukung pembinaan dan pemberdayaan UMKM.

               Menurutnya, dengan adanya mandatory spending ini, UMKM-UMKM di daerah dapat
               memiliki ruang usaha dan tumbuh menjadi salah satu pilar perekonomian di daerah
               ataupun di skala nasional.

               "Salah satu cara agar UMKM mendapatkan jaminan dalam ruang usaha adalah
               melalui mandatory spending. Pemerintah perlu memberikan mandatory spending
               untuk pembinaan dan pemberdayaan UMKM sebagaimana mandatory spending
               yang ditetapkan untuk bidang kesehatan dan pendidikan," ucapnya.

               Menurut Novita, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM RI di tahun 2017,
               UMKM memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian nasional, karena
               UMKM memiliki pangsa sekitar 99,99% (62,9 juta unit) dari total keseluruhan pelaku
               usaha di Indonesia.


               Selain itu, UMKM juga menyerap tenaga kerja yang lebih besar dibandingkan Usaha
               Besar, dimana secara gabungan UMKM menyerap sekitar 97% tenaga kerja






                                                       Page 75 of 80.
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81