Page 81 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 81

Title          RUU CIPTAKER SEBATAS UPAYA LIBERALISASI EKONOMI DARI PEMERINTAH
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      20 Februari 2020
                              https://politik.rmol.id/read/2020/02/20/422217/ruu-ciptaker-sebatas-up aya-liberalisasi-
               Page/URL
                              ekonomi-dari-pemerintah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Omnibus Law Rancangan UU (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker) yang telah diserahkan
               pemerintah ke DPR merupakan upaya liberalisasi ekonomi.

               Soal Pasal Kontroversial RUU Ciptaker, Airlangga Bela Jokowi Jimly Asshiddiqie
               Geram Diberitakan Terima Duit Terkait Omnibus Law Begitu kata Ketua Serikat
               Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi), Elena Ekarahendy
               saat jadi pembicara dalam diskusi yang digelar Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
               (Walhi) bertajuk "Pasal Petaka RUU Cilaka" di Kantor Walhi Jakarta Selatan, Kamis
               (20/2).

               "Ini adalah upaya liberalisasi ekonomi yang diongkosi dengan pelacuran ruang hidup
               dan perbudakan modern. Liberalisasi ekonomi ini kelihatan jelas banget," ujarnya.

               Elena Ekarahendy menguraikan bahwa RUU Ciptaker bukan hanya akan berdampak
               atau dirasakan oleh pekerja buruh. Seluruh pekerja di perusahaan-perusahaan juga
               akan mengalami dampak buruknya.

               "Ini berdampak pada semua lini tenaga kerja. Kerja di pabrik, kerja di kampus
               bekerja di NGO bekerja di ruang-ruang dingin ber-AC di Thamrin dan SCBD. Semua
               pekerja ini akan mendapatkan Cilaka dari RUU ini," tegasnya.

               Bukan tanpa alasan, Elena Ekarahendy mencatat banyak pasal yang akan
               memberatkan para pekerja di Indonesia. Salah satunya, akan membuat para
               pekerja bekerja secara temporer.

               Artinya, para generasi penerus bangsa terancam tidak akan menjadi pekerja tetap di
               sebuah perusahaan.

               "Mereka akan mustahil akan menjadi pekerja tetap," jelas Elena Ekarahendy.

               Tidak hanya itu, Elena Ekarahendy juga menganggap pernyataan pemerintah yang
               menyebut omnibus law bertujuan agar pekerja di Indonesia siap menghadapi
               ekonomi digital, sebatas omong kosong.




                                                       Page 80 of 174.
   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86