Page 656 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 656
Judul DKI Jakarta Tertinggi, Jawa Tengah Terendah
Nama Media Singgalang
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL PgA-7
Jurnalis *
Tanggal 2021-11-16 09:34:00
Ukuran 152x180mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 7.296.000
News Value Rp 21.888.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan hasil penghitungan penyesuaian nilai UMP dan
UMK 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam data itu tercatat UMP terendah
itu Jawa Tengah dan tertinggi DKI Jakarta.
DKI JAKARTA TERTINGGI, JAWA TENGAH TERENDAH
Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan hasil penghitungan penyesuaian nilai UMP dan
UMK 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam data itu tercatat UMP terendah
itu Jawa Tengah dan tertinggi DKI Jakarta.
"Data statistik Upah Minimum, UMP terendah Jawa Tengah Rp 1.813.011 dan UMP tertinggi DKI
Jakarta Rp 4.453.724. Rata-rata penyesuaian UMP adalah 1.09%." kata Direktur Jenderal
Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Indah Anggoro Putri dalam
Seminar Terbuka Proses Penetapan Upah Minimum 2022 secara virtual, Senin (15/11).
Kemudian, pertumbuhan ekonomi tertinggi didapat oleh Maluku Utara dengan kenaikan 12,76%,
pertumbuhan ekonomi terendah yakni Bali -5,83%. Inflasi tertinggi Bangka Belitung 3,29% dan
Inflasi terendah Papua -0,40%.
Diungkapkan juga dari 24 Provinsi, ada 4 Provinsi yang nilai UM tahun 2021 lebih tinggi dari
Batas Atas upah Minimum. Sehingga UM tahun 2022 ditetapkan nilainya sama dengan upah
minimum 2021. "Keempat provinsi itu, Sumatera Selatan Rp 3.144.446. Sulawesi Utara Rp
3.310.723. Sulawesi Selatan Rp 3.165.876, dan Sulawesi Barat Rp 2.678.863," jelasnya.
Sementara perihal Upah Minimum Kabupaten/Kota, dari 24 Provinsi terdapat 26 Provinsi yang
telah menetapkan UMK. Dari Kabupaten/Kota di 26 Provinsi sebanyak 255 Kabupaten/ Kota yang
telah menetapkan UMK.
"Namun, ada 42 UMK yang tidak mengalami penyesuaian dengan rincian." paparnya dikutip
detikFinance.
655

