Page 654 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 654
CEK FAKTA-FAKTA UMP 2022, EMPAT PROVINSI TAK MENGALAMI KENAIKAN
Upah Mininum Provinsi (UMP) dan Upah Minumum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 rata-rata naik
sebesar 1,09%. Hal Ini merupakan hasil perhitungan dari data-data yang disiapkan oleh Badan
Pusat Statistik (BPS), misalnya angka pertumbuhan ekonomi hingga konsumsi di daerah
tersebut.
Berikut fakta-fakta UMP 2022 yang dirangkum di Jakarta, Selasa (16/11/2021).
1. UMP 2022 Cuma Naik 1,09%
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah
Anggoro Putri, mengatakan, berdasarkan perhitungan BPS, rata-rata penyesuaian UMP senilai
1,09%.
Rinciannya,upah minimum terendah akan terjadi di Jawa Tengah Rp1.813.011 dan upah
minimum tertinggi akan terjadi di DKI Jakarta Rp4.453.724.
“Rata-rata penyesuaian upah minimum 1,09%. Saya tidak bilang bahwa ini upah minimum
provinsi 2022, ini rata-rata penyesuaian provinsi,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri dalam video virtual.
2. Upah Minimum Berlaku bagi Pekerja dengan Masa Kerja di Bawah 12 Bulan
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah
Anggoro Putri, menjelaskan, upah minimum berlaku bagi pekerja dengan masa kerja di bawah
12 bulan. Adapun, upah minimum provinsi (UMP) paling lambat akan diumumkan pemerintah
provinsi pada 21 November 2021.
Sementara, upah minimum Kota/Kabupaten (UMK) akan diumumkan pemerintah
kota/kabupaten selambat-lambatnya pada 30 November 2021. “Saya bilang tergantung nanti
Gubernur yang menetapkan. Bukan berarti semua provinsi naik 1,09%. Hati-hati ya
memahaminya,” jelasnya.
3. 4 Provinsi Tidak Mengalami Kenaikan UMP
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat ada 4 daerah yang tidak mengalami
kenaikan upah minimum provinsi (UMP).
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah
Anggoro Putri, mengatakan, minimum di 4 provinsi tidak akan mengalami kenaikan pada tahun
depan. Adapun, upah minum yang tidak akan naik upah minimumnya adalah Sumatra Selatan,
Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.
"Dari 34 provinsi, ada 4 provinsi yang nilai upah minimum 2021 ternyata lebih tinggi dari batas
atas. Sehingga upah minimum 2022 ditetapkan sama dengan 2021," kata Indah dalam video
virtual.
4. Buruh Minta UMP 2022 Naik Sebesar 7 – 10%
Buruh mengajukan kenaikan upah minimum 2022 sebesar 7-10%. Besaran ini berdasarkan
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
"Berdasarkan hasil survei yang dilakukan KSPI di 10 provinsi, di mana di tiap provinsi dilakukan
survei di 5 pasar tradisional dengan menggunakan parameter 60 item Kebutuhan Hidup Layak
653

