Page 129 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 129

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut jumlah pekerja yang dirumahkan dan kena
              PHK saat ini sekitar 1,7 juta orang. Angka itu belum termasuk 1,3 juta orang yang

              juga terdampak namun proses validasinya masih dilakukan.



              6 JUTA ORANG INDONESIA KENA PHK DAN DIRUMAHKAN - OK

              Jumlah pengangguran di Indonesia semakin bertambah. Hal itu akibat adanya pandemi Corona
              (Covid-19) yang memukul pelaku usaha, sehingga terpaksa karyawan harus dirumahkan hingga
              dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut jumlah pekerja yang dirumahkan dan kena
              PHK saat ini sekitar 1,7 juta orang. Angka itu belum termasuk 1,3 juta orang yang
              juga terdampak namun proses validasinya masih dilakukan.

              "Per 27 Mei menunjukkan secara total pekeija formal noninformal, mayoritas adalah pekeija
              formal yang masuk datanya ke Kem-naker karena pekeija yang informal itu lebih banyak masuk
              ke  kementerian  yang  lain  seperti  Kemenkop  UKM,  Kemenpar.  Ada  1,7  juta  mereka  yang
              terdampak, mereka yang di PHK atau yang dirumahkan. Ada juga 1,3 juta yang juga terdampak
              yang proses validasinya masih kami lakukan," kata Ida dalam webinar Minggu (28/6)

              malam.

              Padahal  sebelum  adanya  Covid-19  yakni  Februari  2020,  jumlah  pengangguran  di  Indonesia
              diklaim
              telah  menurun  dibanding  tahun  2019.  Namun  dengan  adanya  pandemi  ini  membuat  angka
              pengangguran kembali meningkat.

              "Sebenarnya  data  BPS  per  Februari  2020  menunjukkan  angkatan  keija  itu  137,91  juta  dan
              sebenarnya pengangguran kita angka pengangguran terbuka kita pada Februari 2020 turun
              sebenarnya  dibanding  2019.  Jadi  pengangguran  kita  tinggal  6,88  juta  atau  sekitar  4,99%,"
              ucapnya dikutip detikFinance.

              Ironisnya, pengangguran di Indonesia disumbang oleh angkatan keija muda

              dengan  pendidikan  SMA/  SMK  ke  atas.  Sedangkan  yang  ada  saat  ini  mayoritas  pekerja
              berpendidikan rendah.
              "Persentase pekerja sektor informal juga masih mendominasi dengan persentase sebesar 56%.
              Jadi yang bekerja itu pendidikannya rendah, sementara yang menganggur adalah mereka yang
              memiliki  pendidikan  tinggi  SMA/  SMK,  terbesar  SMK  dan  perguruan  tinggi  dan  akademi,"
              ungkapnya.

              Berbeda  dengan  Ida,  Ketua  Umum  Kamar  Dagang  dan  Industri  (Kadin)  Indonesia,  Rosan
              Roeslani  menyebut  jumlah  pekerja  yang  di-PHK  dan  dirumahkan  akibat  Covid-19  ini  telah
              tembus mencapai 6 juta orang.
              "Mungkin angka kami sedikit berbeda dengan Kemenaker karena Kemenaker ini angkanya lebih
              by name by address kalau saya hanya dapat update (dari asosiasi) bahwa angkanya ini

              makin lama makin tinggi. Angkanya kami sudah menembus angka sampai 6 juta orang," kata
              Rosan.


                                                           128
   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134