Page 77 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 77
NILAI ADA 3 PELANGGARAN HUKUM DALAM PHK KARYAWAN, KSPI BAKAL GUGAT
GOJEK KE PENGADILAN
, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan
pihaknya akan memperkarakan PHK yang dilakukan oleh Gojek ke Pengadilan Hubungan
Industrial (PHI).
Menurut Said Iqbal, saat ini pihaknya sedang menyiapkan surat kuasa dari karyawan yang di-
PHK.
"Sebagian dari karyawan yang di PHK sudah datang ke kami dan meminta adanya pembelaan
dari KSPI," kata Said Iqbal .
"Kami sedang dalam proses penandatanganan surat kuasa," lanjutnya.
Menurut Said Iqbal , ada tiga hal yang dipanggar oleh pihak Gojek dalam melakukan PHK.
Pertama, Gojek tidak melakukan langkah-langkah yang maksimal untuk mencegah agar tidak
terjadi PHK. Termasuk tidak ada perundingan dengan karyawan.
"Berdasarkan informasi yang kami terima, karyawan hanya dikumpulkan dan diberitahu. Padahal
dalam undang-undang, PHK harus dirundingkan. Bukan disosialisasikan," kata Said Iqbal .
Pelanggaran yang kedua, di dalam undang-undang tidak dikenal istilah pesangon 4 pekan.
Di dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, pemberian pesangon harus dilakukan sesuai massa
kerja, dengan nilai maksimal 9 bulan upah.
Kemudian ada uang penghargaan masa kerja maksimal 10 bulan upah, serta ganti rugi yang
nilainya 15% dari total nilai pesangon dan penghargaan masa kerja.
Ketiga, Gojek tidak melaporkan PHK ke dinas tenaga kerja. Hal ini merupakan pelanggaran.
Karena PHK yang dilakukan tanpa izin (sepihak dari perusahaan), maka PHK nya batal demi
hukum.
Selain mengajukan gugatan, dalam waktu dekat ini KSPI akan mengirimkan surat resmi ke
pengawas ketenagakerjaan agar segera memeriksa Gojek.
"KSPI akan mendesak bidang pengawas ketenagakerjaan untuk memeriksa Gojek atas
pelanggaran yang dilakukannya," kata Said Iqbal .
"KSPI mendesak Gojek menghentikan PHK dan mempekerjakan kembai ke 430 karyawan. Kami
akan all out melakukan pembelaan terhadap buruh yang di PHK. Saat ini mereka sedang dalam
proses pembuatan surat kuasa ke KSPI," pungkasnya..
76

