Page 81 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 81
"Semangatnya kita sambut baik, tapi harus ada upaya yang konkret, komprehensif, dan
menyeluruh untuk memberi solusi kepada UMKM. RUU ini tidak hanya kuat di atas kertas, tapi
juga kontekstual di lapangan," kata Manimbang, Senin (29/6/2020).
Catatan Manimbang agar penerapan RUU Cipta Kerja nantinya lebih kontekstual dalam
penerapannya bukan tanpa alasan. Menurutnya, kemudahan regulasi sektor UMKM merupakan
solusi jitu untuk mengatasi tingginya angka pengangguran dan pemutusan hubungan kerja
(PHK) akibat terpaan pandemi Covid-19.
"Sesungguhnya, semangat kita adalah membesarkan UMKM sebagai pilar paling penting dalam
pembangunan ekonomi kita. Sebab, di lapangan mayoritas masyarakat adalah pelaku UMKM.
Ini jantung ekonomi rakyat jadi harus diberi perhatian menyeluruh," ucap Manimbang.
Mengutip data Kementerian Ketenagakerjaan , ada sekitar 1,7 juta orang dirumahkan dan
terkena PHK sejak pandemi Covid-19 menerpa Indonesia. Selanjutnya, ada 1,3 juta orang yang
juga terdampak, tetapi proses validasinya masih dilakukan. Sementara itu, data BPS
menyebutkan per Februari 2020, Indonesia memilik 137,91 juta angkatan kerja dan tercatat
6,88 juta orang menganggur.
Manimbang optimistis penerapan regulasi yang konsisten oleh pemerintah bisa menjadi solusi
membuka lapangan kerja serta mengurangi angka pengangguran di Tanah Air. Optimisme itu
tergambar pada tiga hal.
Pertama , ada keinginan kuat untuk memberikan legal standing lewat UU.
Kedua , tidak cukup berhenti pada teks, tapi perlu upaya menyeluruh supaya ada solusi tepat
untuk UMKM.
" Ketiga , tergantung pada semangat penyelenggara Undang-undang," tutup Manimbang..
80

