Page 27 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 SEPTEMBER 2019
P. 27
Lebih lanjut Menaker menjelaskan bahwa proses integrasi sistem Indonesia dan
Arab Saudi yang akan digunakan dalam implementasi SPSK telah dilakukan.
Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan training pengoperasian sistem
kepada Atase Tenaga Kerja pada KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah.
Hanif menjelaskan kerja sama SPSK yang pengaturannya dituangkan ke dalam
Technical Arrangement (TA) merupakan tindaklanjut dari hasil kesepakatan Menaker
Hanif dengan Menaker Arab Saudi pada 16 Oktober 2017 lalu.
Sesuai kesepakatan dalam TA, guna memastikan pelaksanaan pilot project SPSK
berjalan baik, kedua pihak akan membentuk Joint Task Force yang bertugas untuk
mengevaluasi dan memonitoring implementasi pilot project SPSK.
"Dalam pertemuan bilateral tadi, kami juga sudah meminta Pemerintah Arab Saudi
agar segera menyampaikan daftar anggota yang akan tergabung dalam Joint Task
Force," katanya.
Menaker Hanif juga menegaskan komitmen Pemerintah Arab Saudi untuk dapat
mengimplementasikan Technical Arrangements. Dalam pertemuan bilateral itu, hadir
Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker Haiyani Rumondang, Konsul Jenderal RI di Osaka
Mirza Nurhidayat, Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Indah Anggoro Putri
Kemnaker, Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kemnaker Roostiawati, dan Direktur
Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Kemnaker Eva Trisiana.
[hhw]
Page 26 of 136.

