Page 98 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 98

"Jadi  sebagaimana  yang  saya  sampaikan  di  berbagai  kesempatan,  bahwa  dalam
              penanggulangan kemiskinan ekstrem, anggaran bukanlah isu utama. Tantangan terbesar kita
              adalah  bagaimana  memastikan  seluruh  program  tadi,  baik  program  pemerintah  pusat,
              pemerintah  provinsi,  dan  pemerintah  kabupaten  dapat  diterima  oleh  rumah  tangga  miskin
              ekstrem yang ada di lima wilayah kabupaten prioritas tersebut," tegasnya.

              Wapres pun mengapresiasi program-program yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Maluku
              terkait  penanggulangan  kemiskinan  ekstrem,  di  antaranya  Rumah  Basudara  Sejahtera"  dan
              "Manggurebe Bangun Desa".

              "Saya  memandang  program  "Rumah  Basudara  Sejahtera"  dan  "Manggurebe  Bangun  Desa"
              maupun program inovasi lainnya sangat mendukung strategi penanggulangan kemiskinan dan
              khususnya untuk kemiskinan ekstrem yang saya sampaikan sebelumnya," ucapnya optimis.

              Dalam waktu kurang dari 3 bulan tahun ini, Wapres menyadari bukanlah hal yang mudah untuk
              mengentaskan  kemiskinan  ekstrem  dengan  program  perlindungan  sosial  dan  pemberdayaan
              reguler. Untuk itu, akan dilakukan upaya tambahan yaitu Program Sembako dan BLT-Desa.

              "Untuk program Sembako, kita memiliki DTKS sebagai daftar rumah tangga penerima bantuan
              sosial  yang  dikelola  oleh  Kementerian  Sosial,  serta  daftar  nama  yang  digunakan  oleh
              Kementerian Desa untuk menyalurkan bantuan langsung tunai desa," ungkapnya.

              "Sehubungan  dengan  itu,  Saya  minta  agar  perbaikan  data  terus  dilakukan,  sehingga  untuk
              pelaksanaan program-program pada tahun 2022 sampai tahun 2024, kita dapat menggunakan
              data rumah tangga miskin ekstrem yang lebih mutakhir dan akurat. Data lain yang tersedia di
              kabupaten juga dapat digunakan sebagai pelengkap dari sumber data utama yang sudah saya
              sampaikan sebelumnya," sambungnya.

              Sebagai  informasi,  total  jumlah  penduduk  miskin  ekstrem  di  Maluku  mencapai  97.747  jiwa
              dengan total jumlah rumah tangga miskin ekstrem 22.110 rumah tangga. Jumlah tersebut terdiri
              dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat dengan tingkat kemiskinan ekstrem 18,76 persen dan
              jumlah  penduduk  miskin  ekstrem  21.270  jiwa;  Kabupaten  Maluku  Tenggara  dengan  tingkat
              kemiskinan ekstrem 13,65 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 13.660 jiwa; Kabupaten
              Maluku Tengah dengan tingkat kemiskinan ekstrem 10.53 persen jumlah dan penduduk miskin
              ekstrem 39.400 jiwa; Kabupaten Seram Bagian Timur dengan tingkat kemiskinan ekstrem 12,73
              persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 14.750 jiwa; serta Kabupaten Maluku Barat Daya
              dengan tingkat kemiskinan ekstrem 14,43 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 10.580
              jiwa.

              Hadir mendampigi Wapres dalam rapat tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
              Keamanan Mohammad Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan
              Budi Gunadi Sadikin, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, serta Menteri Koperasi dan Usaha
              Kecil Menengah Teten Masduki.

















                                                           97
   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103