Page 53 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 53
Title CARI KERJA SAAT PANDEMI, PERKUAT "ONLINE NETWORK"
Media Name kompas.com
Pub. Date 03 Juni 2020
https://money.kompas.com/read/2020/06/03/102512326/cari-kerja-saat-pan demi-
Page/URL
perkuat-online-network
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pada kondisi wabah virus corona (Covid-19), jutaan pekerja banyak yang terkena
pemutusan hubungan kerja (PHK) serta dirumahkan.
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) per 27 Mei 2020,
pekerja sektor formal yang dirumahkan sebanyak 1.058.284 orang dan pekerja
sektor formal yang ter-PHK 380.221 orang.
Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak 318.959 pekerja. Peluang untuk
mencari kerja di saat pandemi ini menurut Psikolog sekaligus Head of Center for
Human Capital Development PPM Manajemen Maharsi Anindyajati, memang sulit.
Jumlah pencari kerja jauh melampaui jumlah ketersediaan lapangan pekerjaan.
Untuk itu, para pencari kerja harus mengubah pola pikir dalam mencari peluang
kerja
"Para pencari kerja harus melihat bahwa cara dalam merekrut karyawan di
beberapa perusahaan pasti akan berubah, minimal menggeser ke online method.
Dengan demikian, pencari kerja harus memperkuat online network-nya," katanya
ketika dihubungi Kompas.com, Jakarta, Rabu (3/6/2020).
Maharsi juga menyarankan, pencari kerja dapat juga memperkuat personal
brandingnya pada sosial media.
"Misalnya, pekerja dapat membuat artikel sederhana terkait area keilmuannya atau
terkait hal-hal yang memang menjadi minatnya," ujarnya.
Di masa pandemi ini, lanjut Maharsi, banyak lembaga pendidikan non formal yang
menawarkan webinar gratis atau diskon biaya investasi pelatihan. Dari situ pekerja
dapat memanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan terkait bidang pekerjaan
yang diminati.
"Selain juga bisa menambah deretan pendidikan non formal yang diikuti pada CV
(curriculum vitae) pencari kerja," ujarnya.
Lalu, bagaimanakah dengan pekerja yang tergolong gagap teknologi atau blue collar
worker?
Page 52 of 126.

