Page 58 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 58
Title JELANGNEW NORMAL, MENAKER HARAP PERUSAHAAN REKRUT LAGI PEKERJA TER-PHK
Media Name okezone.com
Pub. Date 03 Juni 2020
https://economy.okezone.com/read/2020/06/03/320/2223827/jelang-new-nor mal-
Page/URL
menaker-harap-perusahaan-rekrut-lagi-pekerja-ter-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta para pengusaha merekrut kembali
pekerja atau buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan
dirumahkan, Jelang penerapan new normal (kenormalan baru) di Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi angka penggangguran dan memperluas
kesempatan kerja baru.
Ida juga mengingatkan agar penerapan kenormalan baru selalu mengutamakan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pekerja/buruh. Menurutnya, industri
sangat terkait dengan hidup banyak orang, sehingga harus dijalankan sesuai
protokol kesehatan dan diawasi dengan ketat.
'"Kita harapkan penerapan new normal bisa menggerakkan roda perekonomiam,
sehingga para pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan bisa diprioritaskan untuk
kembali bekerja, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja
secara ketat," kata Ida, dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (2/6/2020).
Menurut Ida, merekrut ulang para pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan memiliki
keuntungan tersendiri bagi pengusaha. Mereka telah memiliki keterampilan yang
sesuai dengan kebutuhan perusahaan, memiliki pengalaman kerja, serta mengenal
budaya kerja di perusahaan.
"Sehingga mereka dapat langsung bekerja sesuai keahliannya dan tidak perlu
mengadakan pelatihan kerja (training) lagi. Ini tentu menguntungkan perusahaan
untuk meningkatkan produktivitasnya," jelasnya.
Berdasarkan data Kemnaker per 27 Mei 2020, pekerja sektor formal yang
dirumahkan sebanyak 1.058.284 pekerja dan pekerja sektor formal yang ter-PHK
380.221 pekerja. Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak 318.959
pekerja. Selain itu, terdapat 34.179 calon pekerja migran yang gagal
diberangkatkan serta 465 pemagang yang dipulangkan. Total pekerja yang
terdampak pandemi Covid-19 sebanyak 1.792.108 pekerja.
"Ini adalah data yang telah melalui proses cleansing antara Kemnaker dan BPJS
Ketenagakerjaan. Data ini sudah diketahui jelas by name by address," jelas
Menaker.
Page 57 of 126.

