Page 83 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 OKTOBER 2019
P. 83
menjadi Indonesia maju. Sehingga pemerintah terus mengupayakan peningkatan
SDM melalui peningkatan ratio wirausaha. Peran masyarakat, swasta, perguruan
tinggi bersama pemerintah terus didorong untuk menurunkan angka pengangguran.
"Minat masyarakat menjadi wirausaha perlu terus ditingkatkan agar tercipta
lapangan kerja baru dan peningkatan kesejahteraan. Program pelatihan
kewirausahaan terintegrasi memiliki tujuan akhir untuk menumbuhkan wirausaha-
wirausaha kreatif, produktif, inovatif, dan berdaya saing," ujarnya.
Angka tingkat kewirausahaan Indonesia telah melampaui dua persen dari populasi
penduduk, sebagai syarat minimal suatu masyarakat menuju sejahtera. Namun
demikian, ratio wirausaha 3,10 persen tersebut masih lebih rendah dibandingkan
dengan negara-negara lain, seperti Malaysia lima persen, Cina 10 persen, Singapura
tujuh persen, Jepang 11 peren, maupun AS 12 persen.
"Dalam menyikapi kondisi untuk menekan angka pengangguran di Indonesia
tersebut, pemerintah tengah mengupayakan berbagai hal. Salah satunya adalah
pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat yang output dan manfaatnya adalah
penyerapan tenaga kerja," ucap Chairul.
Sedangkan Kepala Pusat Pemanfaatan dan Inovasi IPTEK LIPI, Yan Rianto, berharap
melalui kegiatan business matching and industrial gathering, akan terbangun
komunikasi dan kerja sama yang positif antara penyedia dengan pengguna
produk/teknologi.
Yan Rianto menambahkan business matching and industrial gathering merupakan
salah satu rangkaian kegiatan dan media promosi serta hilirisasi hasil-hasil
penelitian. "LIPI sebagai focal point Indonesia-China Technology Transfer Center
(ICTTC) akan melaksanakan kegiatan ASEAN Technology Transfer Center (CATCC)
dan Kemenristekdikti dengan melibatkan lembaga penelitian, Pemda, dan industri,"
kata Yan.
Page 65 of 112.

