Page 116 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2019
P. 116
Title KEMENAKER MENGHADIRI SIDANG ILO DI JENEWA, SWISS
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 08 November 2019
Page/URL https://nasional.kontan.co.id/news/kemenaker-menghadiri-sidang-ilo-di- jenewa-swiss
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghadiri sidang Governing Body (GB)
International Labour Organization (ILO) di Jenewa, Swiss yang berlangsung 28
Oktober 2019-7 November 2019.
Agenda sidang GB ILO sesi ke-337, yang didahului dengan Committe on Freedom of
Association (CFA) yakni pengesahan hasil risalah GB ILO ke-336 dan
mempersiapkan sidang ILO yang akan datang.
Staf Ahli Menaker Bidang Kebijakan Publik, Reyna Usman, selaku delegasi Indonesia
mewakili Menaker Ida Fauziyah, mengatakan sidang GB sesi ke-337 diwarnai Police
Development. Menurutnya seluruh anggota ILO memiliki banyak persamaan dengan
prioritas kebutuhan dunia kerja saat ini di negara masing-masing.
"Dalam kebijakan prioritas kebutuhan dunia kerja, penting melakukan dialog sosial
usulan-usulan sektoral tentang multinational Enterprises yang harus didiskusikan
dengan unsur Tripartit, " kata Reyna dalam siaran persnya, Jumat (8/11).
Adapun hal-hal dan perkembangan Indonesia dalam pembentukan Indonesia
Business and Disabilities, pemerintah Indonesia komitmen dalam peningkatan
produktivitas usaha mikro, kecil dan menengah dalam perluasan kesempatan kerja.
"Termasuk mendorong dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis,
dinamis dan berkeadilan antara pekerja/buruh dengan pengusaha di sektor kelapa
sawit," katanya.
Reyna menambahkan pihaknya juga telah menyampaikan laporan hasil-hasil
perkembangan dan langkah-langkah terkait komitmen pemerintah RI terhadap
tindak lanjut hasil Sidang Konferensi Perburuhan Internasional atau Internasional
Labor Conference (ILC) ke-108 di Swiss, Juni lalu.
Selain itu, capaian pemerintah yang dinilai sangat positif yakni implementasi
pelaksanaan pertemuan regional ILO ke-16 untuk kawasan Asia Pasifik, pada 6-9
Desember 2016 lalu.
Bahkan hasil pertemuan Bali Declaration itu, menjadi rujukan bagi pelaksanaan
program dan kegiatan ILO dalam mewujudkan kerja layak di negara-negara
kawasan Asia-Pasifik.
Page 115 of 130.

