Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2019
P. 75
Title POLEMIK UMK KOTA TANGERANG, BURUH MINTA KENAIKAN 12 PERSEN, PEMERINTAH
USULKAN 8,51 PERSEN
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 09 November 2019
Page/URL https://video.tribunnews.com/view/103736/polemik-umk-kota-tangerang-bu ruh-minta-
kenaikan-12-persen-pemerintah-usulkan-851-persen
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda TRIBUN-COM, TANGERANG -
Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang akhirnya duduk bareng bersama Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang, dan Aliansi Serikat Buruh
Tangerang.
Mereka menggelar rapat pleno ihwal penetapan upah minimum kota (UMK) tahun
2020.
Dari hasil rapat tersebut, para buruh tetap pada pendiriannya untuk meminta
kenaikan UMK di Kota Tangerang sebesar 12 persen pada tahun 2020 mendatang.
Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten Dedi Sudrajat mengatakan kalau pihaknya tetap
tidak setuju apabila pemerintah tetap mengarah pada Peraturan Pemerintah (PP) No
78/2015 tentang Pengupahan untuk menaikan UMK sebesar 8,51 persen.
Secara tegas ia mewakili buruh se-Kota Tangerang untuk berpedoman pada
Undang-undang No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan yang menaikan UMK sebesar
12 persen pada tahun 2020.
"Rapat pleno menjelaskan bahwa buruh tetap menolak penetapan UMK
menggunakan PP 78. Jadi buruh tetap konsisten penetapan UMK tahun 2020
menggunakan UU nomor 13 tahun 2003," tegas Dedi usai rapat pleno di kantor
Dinas Ketenagakerjaan, Cikokol, Kota Tangerang, Jumat (8/11/2019).
Menurut dia, kenaikan upah minimum sebanyak 12 persen sudah berdasarkan
survei kebutuhan hidup layak (KHL) di pasar yang tersebar di Kota Tangerang.
Maka dari itu, Dedi menjelaskan apabila kenaikan hanya 8,51 persen dinilai tidak
akan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Page 74 of 130.

