Page 71 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2019
P. 71
Title APINDO KOTA TANGERANG SELATAN UNGKAP KEBERATAN DENGAN KENAIKAN UPAH
MINIMUM PROVINSI 2020
Media Name wartakota.tribunnews.com
Pub. Date 09 November 2019
Page/URL https://wartakota.tribunnews.com/2019/11/09/apindo-kota-tangerang-sela tan-ungkap-
keberatan-dengan-kenaikan-upah-minimum-provinsi-2020
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
APINDO KOTA TANGERANG SELATAN UNGKAP KEBERATAN
DENGAN KENAIKAN UPAH MINIMUM PROVINSI 2020
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang Selatan keberatan adalah
kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 yang naik 8,51 persen.
Kenaikan itu diprediksi adalah membuat Upah Minimum Kota (UMK) di Tangerang
Selatan adalah dapat menyentuh angka sekitar Rp 4,1 juta dari yang sebelumnya Rp
3,8 juta.
Sekretaris Apindo Tangerang Selatan, Yakub Ismail mengatakan, dampak dari
kenaikan UMK itu adalah dapat membuat perusahaan khususnya perusahaan
padat karya gulung tikar .
"Karena tingginya upah, pembayaran bahan baku terhambat, produksinya tidak
lancar, BPJS-nya pasti terhambat. Ujung-ujungnya bayar pekerjanya, separuh dulu,
atau gimana, akhirnya jadi masalah dan tutup, pasti meninggalkan hutang," ujar
Yakub di kawasan BSD, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Jumat (8/11/2019).
Menurut Yakub, efek dari kenaikan UMK sebelum-sebelumnya sudah terlihat
langsung dengan adanya perusahaan besar yang sudah lebih dulu tutup.
"Kenaikan Rp 3,8 juta (tahun 2019) sudah cukup tinggi di Tangsel, warnanya sudah
kuning menjelang merah. Artinya beberapa industri besar seperti Sandratex dan
Surya Siam Keramik, industri besar tutup di Tangsel," jelasnya.
Selain itu, para pekerja juga dapat merasakan dampaknya berupa perampingan
pekerja sampai pemberhentian besar-besaran.
Yakub pun berharap pemerintah dapat mempertimbangkan keluhan dari para
pengusaha terkait UMK di Tangerang Selatan sebelum ditetapkan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Yantie Sari
mengatakan, rekomendasi UMK Tangerang Selatan harus diserahkan paling lambat
ke gubernur 21 November mendatang.
"Pemerintah paham dengan keadaan seperti ini, tapi kami harus tetap taat aturan
dan taat hukum, taat azas juga berada di tengah," ujar Yantie.
Sekretaris Apindo Tangerang Selatan, Yakub Ismail di BSD, Serpong, Tangerang
Selatan, Jumat (8/11/2019).
Page 70 of 130.

