Page 454 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 SEPTEMBER 2021
P. 454

PEMULANGAN JENAZAH TKI DI MALAYSIA, DISNAKERIN KOORDINASI BP2MI DAN
              KBRI | KESEHATAN

              Cilacap,  Gatra.com  –  Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Perindustrian  berkoordinasi  dengan  Badan
              Perlindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (BP2MI)  dan  KBRI  terkait  proses  pengurusan  dan
              pemulangan jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Cilacap yang meninggal di Malaysia, atas
              nama Yulia Silvi, 24 tahun.

              Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Perindustrian  Kabupaten  Cilacap,  Dikdik  Nugraha  mengatakan
              pihaknya masih menunggu kepastian apakah TKI tersebut meninggal karena terpapar Covid-19.
              Sebab, meski negatif PCR, namun informasi yang diperolehnya, Yulia suspek atau bergejala mirip
              Covid-19.

              "Saat  ini  sedang  menghubungi  KBRI,  sedang  diupayakan  nanti  nunggu  hasilnya  bagaimana,
              kalau  tidak  memungkinkan  akan  dimakamkan  di  sana,  karena  dokter  walaupun  negatif  ada
              kecenderungan (mirip Covid). Tunggu info saja. Sedang diupayakan KBRI disana dan menunggu
              dari rumah sakit Malaysia, data sudah masuk di kita," ujar Dikdik, kepada wartawan, Kamis (2/9).


              Diberitakan  sebelumnya,  Yulia  Silvi,  seorang  Pekerja  Migran  Indonesia  atau  TKI  asal  Desa
              Sidamulya, Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah meninggal dunia di Malaysia Selasa, (31/8). Namun,
              jenazahnya  sulit  dipulangkan  lantaran  diduga  terpapar  Covid-19,  meski  hasil  tes  PCR
              menunjukkan negatif.

              Berdasar  keterangan  rumah  sakit,  dokter  mendiagnosa  penyakit  adiknya  adalah  autoimun.
              Sebelum meninggal dunia, TKI ini dirawat di rumah sakit di Johor, Malaysia, selama 10 hari.


              Sebelumnya Yulia juga sempat mengikuti tes PCR rutin sebanyak tiga kali dengan hasil negatif.
              Meski tidak didiagnosa positif Covid-19, pihak keluarga kesulitan memulangkan jenazah.

              “Adik saya meninggal hari Selasa, tanggal 31 Agustus 2021. Saya dapat kabar langsung dari HRD
              ASJ Component Malaysia, tempatnya bekerja di Malaysia. HRD itu telepon sama saya, sekitar
              pukul  09.10  WIB.  Mengabarkan  bahwa  adik  saya  sudah  meninggal,”  kata  kakak  ipar
              almarhumah, Bayu Firmansyah, Rabu malam (1/9).


              Sebelum meninggal dunia, TKI tersebut dirawat dua kali di rumah sakit berbeda. Belakangan,
              muncul gejala sesak napas yang mirip dengan Covid-19. Namun hasil tes PCR negatif.


              "Katanya di paru-parunya ada bakteri, tapi hasil tes PCR negatif Covid, hanya saja dokter tidak
              berani  memulangkan  karena  mirip  gejala  Covid,  faktanya  test  PCR  menunjukkan  negatif,"
              katanya.
















                                                           453
   449   450   451   452   453   454   455   456   457   458   459