Page 11 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 11

Title          TKW INDONESIA TERANCAM HUKUMAN MATI DI MALAYSIA
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      09 Januari 2020
                              https://republika.co.id/berita/q3slnm463/tkw-indonesia-terancam-hukuma n-mati-di-
               Page/URL
                              malaysia
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa
               Timur, tengah terancam hukuman mati di negeri jiran, Malaysia. Ia dituduh
               membunuh bayinya sendiri yang baru dilahirkan.

               Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Trenggalek, Nanang
               Budiaharto, membenarkan kabar tersebut. Ia menyatakan bahwa kasus tersebut
               saat ini masih dalam proses persidangan dan sudah ditangani Konsulat Jenderal RI
               di Johor, Malaysia.

               "Kabar itu memang betul adanya, dimana salah satu warga Trenggalek, (berjenis
               kelamin) perempuan terancam hukuman mati di Malaysia sana karena membunuh
               bayinya sendiri," kata Nanang, Rabu (8/1).

               Ia enggan menyebut detil nama dan alamat buruh migran Indonesia dimaksud demi
               alasan melindungi privasi keluarga, serta menjaga 'suasana' seiring proses hukum
               yang masih berjalan. Nanang memastikan Pemkab Trenggalek telah berusaha
               melakukan advokasi dengan menyurati KJRI di Johor Baru, Malaysia demi
               memastikan LS mendapat perlindungan hukum dan mendapat keringanan hukuman.

               Menurut keterangan Nanang, surat resmi yang dilayangkan Pemkab Trenggalek
               telah dijawab oleh KJRI di Johor Baru, Malaysia dan diterangkan bahwa LS telah
               didampingi kantor hukum di Malaysia, Go IN Azzuro. Secara otomatis tanpa dikenai
               biaya.

               "Kantor hukum tersebut juga siap mendampingi secara hukum maupun secara
               kekonsuleran," papar Nanang.

               LS merupakan perempuan muda asal Tugu, Trenggalek. Dia disebut Nanang,
               berangkat kerja ke Negeri Jiran Malaysia sebagai buruh migran yang resmi (legal).
               Menggunakan jasa perusahaan jasa pengerah tenaga kerja dan terdaftar resmi di
               Dispernaker Trenggalek. Ia berangkat pada 2016 dengan masa kontrak kerja tiga
               (3) tahun.

               Di Johor Baru, Malaysia, LS bekerja sebagai caddy-girl, sebutan untuk gadis yang
               bekerja membawakan tas berisi peralatan golf, sekaligus memberikan saran tentang
               permainan serta dukungan moral untuk pemain golf yang sedang dilayani.





                                                       Page 10 of 68.
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16