Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 47

Di Johor Baru, Malaysia, LS bekerja sebagai  caddy-girl  , sebutan untuk gadis yang
               bekerja membawakan tas berisi peralatan golf, sekaligus memberikan saran tentang
               permainan serta dukungan moral untuk pemain golf yang sedang dilayani.

                 Seharusnya, sesuai kontrak kerja LS sudah harus pulang pada Januari 2019,
               setahun silam.

                Namun sepekan sebelum hari H kepulangannya, LS ditangkap polisi diraja Malaysia
               karena dituduh membunuh bayi yang baru dilahirkan, yang diduga hasil hubungan
               di luar nikah.

                Kasus LS mulai disidangkan di pengadilan negara di Johor Baru, Malaysia pada April
               2019, lalu dilanjutkan sidang kedua pada Mei 2019 dan ketiga pada September
               2019.

                Dalam persidangan yang telah digelar itu, LS dituntut hukuman mati oleh jaksa
               penuntut umum.

                Di Malaysia, persidangan kasus pembunuhan seperti dilakukan LS, biasanya
               memakan waktu lama, bisa sampai 2-3 tahun.

                Saat ini, Pemerintah Indonesia dengan menggunakan jasa pengacara di Johor Baru,
               sedang memperjuangkan keringanan hukuman bagi LS, agar terbebas dari ancaman
               hukuman mati.

                Pemkab Trenggalek  juga telah menyambangi keluarga LS dalam upaya
               pendampingan, termasuk juga kepada pemerintah desa.

                   Pewarta: Destyan H. Sujarwoko  Editor: Nurul Hayat  COPYRIGHT (c)2020  .






































                                                       Page 46 of 68.
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52