Page 67 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 67

Title          TKI ASAL TRENGGALEK TERANCAM HUKUMAN MATI DI MALAYSIA
               Media Name     koran-jakarta.com
               Pub. Date      08 Januari 2020
                              http://www.koran-jakarta.com/tki-asal-trenggalek-terancam-hukuman-mati -di-malaysia-
               Page/URL
                              08012020/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Seorang tenaga kerja wanita Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur,
               berinisial LS tengah terancam hukuman mati di Negeri Jiran, Malaysia, karena
               tuduhan membunuh bayinya sendiri yang baru dilahirkan.

               Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Trenggalek, Nanang
               Budiaharto, Rabu (8/1) membenarkan kabar tersebut dan menyatakan kasus
               tersebut saat ini masih dalam proses persidangan dan sudah ditangani Konsulat
               Jenderal RI di Johor, Malaysia.


               "Kabar itu memang betul adanya, dimana salah satu warga Trenggalek, (berjenis
               kelamin) perempuan terancam hukuman mati di Malaysia sana karena membunuh
               bayinya sendiri," kata Nanang saat dikonfirmasi awak media.


               Dalam keterangannya, Nanang enggan menyebut detil nama dan alamat buruh
               migran Indonesia dimaksud demi alasan melindungi privasi keluarga, serta menjaga
               suasana seiring proses hukum yang masih berjalan.


               Nanang memastikan Pemkab Trenggalek telah berusaha melakukan advokasi
               dengan menyurati KJRI di Johor Baru, Malaysia demi memastikan LS mendapat
               perlindungan hukum dan mendapat keringanan hukuman.

               Berdasarkan penuturan Nanang, surat resmi yang dilayangkan Pemkab Trenggalek
               telah dijawab oleh KJRI di Johor Baru, Malaysia dan diterangkan bahwa LS telah
               didampingi kantor hukum di Malaysia, Go IN Azzuro.


               "Dan secara otomatis tanpa dikenai biaya. Kantor hukum tersebut juga siap
               mendampingi secara hukum maupun secara kekonsuleran," papar Nanang.


               LS merupakan perempuan muda asal Tugu, Trenggalek. Dia disebut Nanang,
               berangkat kerja ke Malaysia sebagai buruh migran yang resmi (legal). Menggunakan
               jasa perusahaan jasa pengerah tenaga kerja dan terdaftar resmi di Dispernaker
               Trenggalek, LS berangkat pada 2016 dengan masa kontrak kerja 3 tahun.

               Di Johor Baru, Malaysia, LS bekerja sebagai caddy-girl, sebutan untuk gadis yang
               bekerja membawakan tas berisi peralatan golf, sekaligus memberikan saran tentang
               permainan serta dukungan moral untuk pemain golf yang sedang dilayani.






                                                       Page 66 of 68.
   62   63   64   65   66   67   68   69