Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 63

Title          PEMERINTAH TOLAK TAWARAN RIBUAN LOWONGAN KERJA DARI UEA, APA ALASANNYA?
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      08 Januari 2020
                              https://money.kompas.com/read/2020/01/08/184843226/pemerintah-tolak-ta waran-
               Page/URL
                              ribuan-lowongan-kerja-dari-uea-apa-alasannya
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Uni Emirat Arab
               ( UEA) menawarkan peluang kerja kepada tenaga kerja di Indonesia. Namun,
               kriteria tenaga kerja yang dicari mereka merupakan tenaga non ahli. Tawaran UEA
               pun ditolak oleh Indonesia.


               "Persiapan semua Abu Dhabi. Karena Abu Dhabi nawarin lapangan kerja, kita kan
               mau yang skill labor. Tapi mereka saranin buka yang non-skill tapi kita nggak mau,"
               ucap Luhut ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Rabu
               (8/1/2020).

               Uni Emirat Arab membutuhkan ribuan tenaga kerja dari Indonesia. Tetapi,
               Pemerintah Indonesia menginginkan tenaga ahli yang dipekerjakan, kemudian diberi
               pelatihan untuk meningkatkan kemampuan.

               "Berapa ribuan, kalau cuma minta seratus ya kamu saja. Kita masuk sana. Kita
               maunya yang skill. kita mau dia di-training orang kita di sini supaya bisa masuk ke
               sana. Karena banyak skill labor yang dibutuhkan," jelasnya.

               Selain menawarkan lapangan kerja, Pemerintah Indonesia pada 11-13 Januari 2020
               nanti, akan melawat ke Abu Dhabi, UEA. Rencananya Uni Emirat Arab akan
               berinvestasi di Indonesia sebesar 20 milliar dollar AS atau setara Rp 280 triliun (jika
               kurs Rp 14.000 per dollar AS).

               Untuk itu Luhut mengatakan, Presiden Joko Widodo akan berangkat ke Abu Dhabi
               untuk menandatangani investasi kedua negara pada senin (13/1/2020).

               "Tanggal 13 Januari nanti, Presiden kunjungi Abu Dhabi berangkat tanggal 11 pagi
               untuk menyelesaikan proyek tanda tangan senilai 20 miliar dollar AS," kata Luhut.

               Luhut mengatakan investasi tersebut akan meliputi berbagai hal mulai dari bidang
               energi, kesehatan sampai pendidikan. Para investor UEA sendiri dikabarkan sangat
               tertarik menggarap proyek kilang Pertamina.

               "Abu Dhabi tertarik dengan belasan proyek, itu ada dengan Pertamina di proyek
               Balongan dan Balikpapan," katanya.










                                                       Page 62 of 68.
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68