Page 59 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 59

Title          JADI CADDY GIRL, TKI ASAL JATIM TERANCAM HUKUMAN MATI DI MALAYSIA
               Media Name     suara.com
               Pub. Date      08 Januari 2020
                              https://www.suara.com/news/2020/01/08/194313/jadi-caddy-girl-tki-asal- jatim-
               Page/URL
                              terancam-hukuman-mati-di-malaysia
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Tenaga kerja wanita Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tengah
               terancam hukuman mati di negeri jiran, Malaysia karena tuduhan membunuh
               bayinya sendiri yang baru dilahirkan.

               Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Trenggalek, Nanang
               Budiaharto, Rabu (8/1/2020), membenarkan kabar tersebut dan menyatakan kasus
               tersebut.


               Ia mengatakan, kasus itu saat ini masih dalam proses persidangan dan sudah
               ditangani Konsulat Jenderal RI di Johor, Malaysia.


               "Kabar itu memang betul adanya, salah satu warga Trenggalek, (berjenis kelamin)
               perempuan terancam hukuman mati di Malaysia sana karena membunuh bayinya
               sendiri," kata Nanang saat dikonfirmasi awak media.


               Ia enggan menyebut detail nama dan alamat buruh migran Indonesia dimaksud,
               demi alasan melindungi privasi keluarga, serta menjaga 'suasana' seiring proses
               hukum yang masih berjalan.

               Nanang memastikan, Pemkab Trenggalek telah berusaha melakukan advokasi
               dengan menyurati KJRI di Johor Baru, Malaysia demi memastikan LS mendapat
               perlindungan hukum dan mendapat keringanan hukuman.

               Menurut keterangan Nanang, surat resmi yang dilayangkan Pemkab Trenggalek
               telah dijawab oleh KJRI di Johor Baru, Malaysia dan diterangkan bahwa LS telah
               didampingi kantor hukum di Malaysia, Go IN Azzuro.

               "Dan secara otomatis tanpa dikenai biaya. Kantor hukum tersebut juga siap
               mendampingi secara hukum maupun secara kekonsuleran," papar Nanang.


               LS merupakan perempuan muda asal Tugu, Trenggalek. Dia disebut Nanang,
               berangkat kerja ke Negeri Jiran Malaysia sebagai buruh migran yang resmi (legal).


               Menggunakan jasa perusahaan jasa pengerah tenaga kerja dan terdaftar resmi di
               Dispernaker Trenggalek. Ia berangkat pada 2016 dengan masa kontrak kerja tiga
               (3) tahun.







                                                       Page 58 of 68.
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64