Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 56
Seharusnya, sesuai kontrak kerja LS sudah harus pulang pada Januari 2019,
setahun silam.
Namun sepekan sebelum hari H kepulangannya, LS ditangkap polisi diraja Malaysia
karena dituduh membunuh bayi yang baru dilahirkan, yang diduga hasil hubungan
di luar nikah.
Kasus LS mulai disidangkan di pengadilan negara di Johor Baru, Malaysia pada April
2019, lalu dilanjutkan sidang kedua pada Mei 2019 dan ketiga pada September
2019.
Dalam persidangan yang telah digelar itu, LS dituntut hukuman mati oleh jaksa
penuntut umum.
Di Malaysia, persidangan kasus pembunuhan seperti dilakukan LS, biasanya
memakan waktu lama, bisa sampai 2-3 tahun.
Saat ini, Pemerintah Indonesia dengan menggunakan jasa pengacara di Johor Baru,
sedang memperjuangkan keringanan hukuman bagi LS, agar terbebas dari ancaman
hukuman mati.
Pemkab Trenggalek juga telah menyambangi keluarga LS dalam upaya
pendampingan, termasuk juga kepada pemerintah desa.
Sumber : Antara
Page 55 of 68.

