Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 57

TKI ASAL TRENGGALEK TERANCAM HUKUM MATI DI MALAYSIA, SEORANG WNI DIVONIS 10
               Title          TAHUN
               Media Name     indopos.co.id
               Pub. Date      08 Januari 2020
               Page/URL       https://indopos.co.id/read/2020/01/08/215223/tki-asal-trenggalek-teran cam-hukum-
                              mati-di-malaysia-seorang-wni-divonis-10-tahun/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Seorang tenaga kerja wanita Indonesia (TKW) asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur
               tengah terancam hukuman mati di negeri jiran, Malaysia karena tuduhan membunuh
               bayinya sendiri yang baru dilahirkan.

               Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Trenggalek Nanang
               Budiaharto membenarkan kabar tersebut dan menyatakan kasus tersebut saat ini masih
               dalam proses persidangan dan sudah ditangani Konsulat Jenderal RI di Johor, Malaysia.


               "Kabar itu memang betul adanya. Dimana salah satu warga Trenggalek, (berjenis
               kelamin) perempuan terancam hukuman mati di Malaysia sana karena membunuh
               bayinya sendiri," kata Nanang saat dikonfirmasi awak media, Rabu (8/1/2020).

               Ia enggan menyebut detil nama dan alamat buruh migrant Indonesia dimaksud demi
               alasan melindungi privasi keluarga, serta menjaga 'suasana' seiring proses hukum yang
               masih berjalan.

               Nanang memastikan Pemkab Trenggalek telah berusaha melakukan advokasi dengan
               menyurati KJRI di Johor Baru, Malaysia demi memastikan LS mendapat perlindungan
               hukum dan mendapat keringanan hukuman.

               Menurut keterangan Nanang, surat resmi yang dilayangkan Pemkab Trenggalek telah
               dijawab oleh KJRI di Johor Baru, Malaysia dan diterangkan bahwa LS telah didampingi
               kantor hukum di Malaysia, Go IN Azzuro.

               "Dan secara otomatis tanpa dikenai biaya. Kantor hukum tersebut juga siap
               mendampingi secara hukum maupun secara kekonsuleran. LS merupakan perempuan
               muda asal Tugu, Trenggalek. Dia berangkat kerja ke Negeri Jiran Malaysia sebagai
               buruh migran yang resmi alias legal," ungkap Nanang.

               Menggunakan jasa perusahaan jasa pengerah tenaga kerja dan terdaftar resmi di
               Dispernaker Trenggalek. Ia berangkat pada 2016 dengan masa kontrak kerja tiga (3)
               tahun.


               Di Johor Baru, Malaysia, LS bekerja sebagai caddy-girl, sebutan untuk gadis yang
               bekerja membawakan tas berisi peralatan golf, sekaligus memberikan saran tentang
               permainan serta dukungan moral untuk pemain golf yang sedang dilayani.




                                                       Page 56 of 68.
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62