Page 127 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 127
Title TELEGRAM KAPOLRI SOAL PENANGANAN TKI YANG KEMBALI, ANCAMAN PIDANA BAGI
PELANGGAR
Media Name kompas.com
Pub. Date 06 April 2020
Page/URL https://nasional.kompas.com/read/2020/04/06/16554441/telegram-kapolri- soal-
penanganan-tki-yang-kembali-ancaman-pidana-bagi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengeluarkan surat telegram terkait penanganan
tenaga kerja Indonesia (TKI) yang kembali dari negara terjangkit Covid-19.
Ancaman hukuman pidana menanti bagi mereka yang melanggar.
Hal itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/1102/IV/HUK.7.1./2020
tertanggal 4 April 2020 yang ditandatangani oleh Kepala Badan Reserse Kriminal
(Kabareskrim) Komjen Listyo Sigit Prabowo.
Surat tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas)
Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono.
Melalui telegram itu, Kapolri meminta jajarannya melakukan prosedur kesehatan di
tempat kedatangan para pekerja migran.
"Menjalankan prosedur penanganan kesehatan baik melalui laut, udara, darat
(pelabuhan, bandar udara, pos lintas batas darat negara) sesuai dengan UU Nomor
6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan," demikian tercantum dalam
telegram tersebut.
Pengecekan dilakukan terhadap setiap kapal, pesawat, dan kendaraan dari wilayah
terjangkit Covid-19, orang hidup atau mati yang diduga terjangkit, maupun barang
yang diduga terpapar dalam kendaraan.
Kemudian, melakukan pengecekan terhadap deklarasi kesehatan dari nahkoda,
kapten, hingga pengemudi.
Penumpang yang positif Covid-19 harus diisolasi dan dirawat di rumah sakit rujukan
di daerah tersebut.
Sementara itu, penumpang lainnya berstatus sebagai orang dalam pengawasan
(ODP).
Mereka akan diberi kartu kewaspadaan kesehatan dan diwajibkan untuk melakukan
karantina secara mandiri.
Page 126 of 193.

