Page 160 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 160
Title GARA-GARA CORONA, 50 JUTA PEKERJA SEKTOR PARIWISATA DI DUNIA TERANCAM PHK
Media Name okezone.com
Pub. Date 06 April 2020
https://economy.okezone.com/read/2020/04/06/320/2195116/gara-gara-coro na-50-
Page/URL
juta-pekerja-sektor-pariwisata-di-dunia-terancam-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sektor pariwsata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi virus
corona (covid-19). Bahkan ribuan pekerja dari seluruh dunia terpaksa harus
dirumahkan akibat virus corona ini.
Menteri Pariwisata dan Ekoonomi Kreatif Wishnutama mengatakan, berdasarkan
Dewan Perjalanan dan Pariwista Dunia (The World Travel and Tourism
Council/WTTC) ada sekitar 50 juta pekerjaan di seluruh dunia dalam industri
perjalanan dan pariwisata yang terancam PHK. Dari jumlah tersebut 30 juta pekerja
diantaranya berada di kawasan Asia.
"Hari-hari ini begitu banyak kekhawatiran karyawan dirumahkan atau di PHK karena
omse turun atau usaha merugi," ujarnya dalam rapat kerja virtual dengan Komisi X,
Senin (6/4/2020).
Sementara itu, berdasarakan data Organisasn Pariwsata Dunia (UNWTO) sektor
pariwisata merupakan yang palin rentan terkena dampak virus corona. Mengingat
hampir 50% diantarannya merupakan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan
ribuan
"Pariwisata adalah sektor yang rentan dan paling terpuruk sejauh ini," ucapnya.
Selain sektor pariwisata, industri kreatif juga menjadi salah satu sektor yang paling
besar terkena hantaman dari virus corona. Bahkan, industri ini diprediksi akan
menjadi salah satu sektor yang proses recoverynya atau pemulihannya paling akhir
diantara yang lainnya.
"Ekonomi kreatif merupakan yang paling terhantam (juga) khususnya pariwsata
paling terhantam dari awal mungkin paling terburuk dan recoverynya paling akhri
dan itu kenyataan yang paling berat bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh
negara," kata Wishnutama.
Oleh karena itu, lanjut Wishnutama, dirinya berharap agar wabah virus corona ini
segera berkahir. Meskipun berdasarkan prediksi dari Tourism Economics, pemulihan
total dari dampak virus corona ini akan berlangsung pada periode tahun 2022-2023.
"Saya yakin hal saya gatau kapan ini berakhir tapi kalau semua disiplin saya yakin
kita dapat menekan angka penyebaran ini," kata Wishnutama.
Page 159 of 193.

