Page 179 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 179
Title EFEK PANDEMI CORONA, RATUSAN KARYAWAN RAMAYANA DEPOK TERANCAM DI-PHK
Media Name sindonews.com
Pub. Date 06 April 2020
https://metro.sindonews.com/read/1580830/171/efek-pandemi-corona-ratus an-
Page/URL
karyawan-ramayana-depok-terancam-di-phk-1586183806
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Efek dari tidak beroperasinya pusat perbelanjaan mengakibatkan karyawan
terancam kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Seperti yang dialami karyawan
Ramayana Depok.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Depok Wido Pratikno
mengatakan, dari laporan yang diterimanya ada 120 karyawan yang di-PHK dari
Ramayana Depok. "Ada 120 orang. Baru mulai (dapat informasi PHK) hari ini," kata
Wido, Senin (6/4/2020).
Pihaknya akan melakukan mediasi antara para pegawai terdampak PHK dengan
manajemen Ramayana Depok Mereka hendak mengawal pemberian hak-hak
terakhir untuk pegawai terdampak PHK.
"Kami mau perjuangkan haknya, paling pesangonnya. Saya akan koordinasi dulu.
Mereka anggota Aspek (Asosiasi Serikat Pekerja), langkah mereka seperti apa,"
ucapnya
Store Manager Ramayana Depok M Nukmal Amdar membenarkan soal rencana PHK
tersebut. Wewenang soal rencana tersebut ada di manajemen pusat. "Dalam proses
sesuai prosedur. Kita juga secara resmi akan bersurat ke Disnaker," ujarnya.
Proses PHK dilakukan setelah ada arahan dari manajemen. Total karyawan yang
bekerja di Ramayana Depok sekitar 300 orang, namun yang di bawah naungan PT
Ramayana hanya 87 orang saja.
Dia mengakui rencana PHK ini erat kaitannya dengan dampak virus Covid-19.
Karena bisnis yang dilakukan toko selama ini sangat bergantung pada penjualan.
"Karena virus ini kita sudah enggak ada harapan lagi. Akhirnya mungkin manajemen
sudah memikirkan dengan matang karena tidak mampu lagi menutup biaya,"
ungkapnya.
Kendati demikian, jika kondisi kembali normal dalam waktu dekat, kemungkinan
manajemen akan melakukan perekrutan kembali.
Page 178 of 193.

