Page 182 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 182

Title          GAGAL KE LUAR NEGERI, RATUSAN TKI MALAH DITAHAN DAN DIMINTAI UANG GANTI RUGI
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      06 April 2020
                              https://politik.rmol.id/read/2020/04/06/429077/gagal-ke-luar-negeri-ra tusan-tki-malah-
               Page/URL
                              ditahan-dan-dimintai-uang-ganti-rugi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB)
               mengadu dan meminta perlindungan kepada Pengurus Pusat Badan Musyawarah
               Masyarakat Bima (PP BMMB).

               Mereka meminta dipulangkan ke kediamannya masing-masing lantaran gagal
               berangkat ke luar negeri karena pandemik Covid-19. Terlebih, mereka sudah bayar
               biaya administrasi dan ditahan oleh pihak perusahaan Penyedia Jasa Tenaga Kerja
               Indonesia (PJTKI).

               Sekjen BMMB, Ilham Arasul mengatakan, ratusan warga Bima tersebut ditampung di
               perusahaan PJTKI di daerah Bekasi selama satu minggu.

               Namun, untuk kembali ke rumah masing-masing, ratusan warga Bima tersebut
               harus menembus sejumlah uang ke perusahaan.

               "Menanggapi laporan warganya tersebut dan meminta pada pengurus untuk
               mengecek kebenarannya dan berkomunikasi dengan perusahaan penyedia tenaga
               kerja tersebut agar para calon tenaga kerja yang sedang berada di penampungan
               dipulangkan kembali," kata Ilham Arasul di Jakarta, Senin (6/4).

               Ilham menyayangkan sikap perusahan penyedia TKI itu jika memang benar tidak
               memulangkan ratusan warga Bima ke rumah masing-masing di tengah wabah virus
               corona seperti sekarang ini.

               Menurutnya, tindakan perusahaan yang meminta sejumlah uang sebagai bentuk
               ganti rugi kepada ratusan warga Bima tidaklah manusiawi.

               "Setelah dilakukan pengecekan langsung dan berkomunikasi dengan pihak
               perusahaan, perusahaan meminta ganti rugi dengan alasan bahwa perusahaan itu
               telah mengeluarkan sejumlah biaya terhadap para calon tenaga kerja yang sedang
               berada di lokasi penampungan," jelasnya.

               Atas dasar itu, Ilham sangat menyesalkan sikap tidak koperatif dari perusahaan
               tersebut. Mestinya semua pihak harus memberi dukungan penuh terhadap upaya




                                                      Page 181 of 193.
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187