Page 185 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 185
Title 162.416 PEKERJA KENA PHK DAN DIRUMAHKAN AKIBAT PANDEMI VIRUS CORONA
Media Name kompas.com
Pub. Date 06 April 2020
https://www.kompas.tv/article/74913/162-416-pekerja-kena-phk-dan-dirum ahkan-
Page/URL
akibat-pandemi-virus-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pendaftaran Kartu Prakerja bagi pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja
(PHK) dan dirumahkan tanpa menerima upah (unpaid leave) imbas pandemi virus
Corona (Covid-19) telah ditutup.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah
mengatakan, sebanyak 162.416 pekerja telah melapor terkena pemutusan
hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan hingga pendaftaran ditutup.
"Data penutupan tanggal 4 April, 162.416 pekerja/buruh dari 18.045 perusahaan
yang telah melapor," ujar Andri sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Senin
(6/4/2020).
Rinciannya, 30.137 pekerja dari 3.348 perusahaan di-PHK, sedangkan 132.279
pekerja dari 14.697 perusahaan dirumahkan tanpa upah.
Andri berujar, Dinas Tenaga Kerja akan melaporkan data tersebut ke pemerintah
pusat, yakni Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian
Ketenagakerjaan RI.
Pemerintah pusat nantinya akan memverifikasi data tersebut untuk memberikan
insentif lewat program Kartu Prakerja kepada para pekerja yang di-PHK dan
dirumahkan.
"Kami langsung melaporkan kepada kementerian," kata Andri.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
mengungkapkan, peserta program Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif dan
bantuan pelatihan dengan total Rp 3.550.000.
Jika dirinci, insentif yang diterima peserta Prakerja tersebut meliputi biaya bantuan
pelatihan sebesar Rp 1 juta, lalu insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000
per bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.
Setiap peserta program hanya dapat mengikuti program sebanyak satu kali. Insentif
tersebut akan dibayarkan setelah peserta menyelesaikan minimal satu kali pelatihan.
Page 184 of 193.

